Harga emas Antam turun Rp 6.000 menjadi Rp 2.663.000 per gram, Sabtu (17/1)


Harga emas batangan bersertifikat Antam dari Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengalami penurunan pada hari Sabtu, 17 Januari 2026. Berdasarkan data yang diakses melalui situs resmi Logam Mulia, harga emas satu gram saat ini berada pada angka Rp 2.663.000. Angka ini turun sebesar Rp 6.000 dibandingkan dengan harga pada Jumat, 16 Januari 2026, yang berada di level Rp 2.669.000 per gram.

Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami penurunan. Saat ini, harga buyback emas Antam berada di kisaran Rp 2.509.000 per gram. Angka tersebut turun sebesar Rp 6.000 jika dibandingkan dengan harga buyback pada Jumat lalu, yang mencapai Rp 2.515.000 per gram.

Berikut daftar lengkap harga emas batangan Antam dalam berbagai ukuran per gram, yang tidak termasuk pajak:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp 1.381.500
  • Harga emas 1 gram: Rp 2.663.000
  • Harga emas 5 gram: Rp 13.090.000
  • Harga emas 10 gram: Rp 26.125.000
  • Harga emas 25 gram: Rp 65.187.000
  • Harga emas 50 gram: Rp 130.295.000
  • Harga emas 100 gram: Rp 260.512.000
  • Harga emas 250 gram: Rp 651.015.000
  • Harga emas 500 gram: Rp 1.301.820.000
  • Harga emas 1.000 gram: Rp 2.603.600.000

Penjelasan Mengenai Perbedaan Harga Emas Batangan Antam

Logam Mulia Antam menjual emas dan perak dalam berbagai ukuran berat, seperti 1 gram, 2 gram, hingga 500 gram. Biasanya, harga per gram emas Antam bervariasi tergantung pada berat batangnya. Perbedaan ini terjadi karena ada biaya tambahan untuk proses pencetakan dan produksi, sehingga harga per gram emas Antam pada batang kecil lebih mahal dibandingkan dengan batang yang lebih besar.

Harga yang disebutkan di atas adalah harga per gram emas batang 1 kilogram yang biasa digunakan sebagai patokan oleh pelaku bisnis emas. Dengan demikian, para pembeli bisa memperkirakan harga secara proporsional sesuai dengan berat yang mereka butuhkan.

Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Harga Emas

Perubahan harga emas dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti fluktuasi pasar global, kondisi ekonomi, dan aktivitas perdagangan. Di tengah situasi perekonomian yang dinamis, harga emas sering kali menjadi indikator kestabilan atau ketidakpastian pasar. Penurunan harga emas Antam pada hari ini mungkin disebabkan oleh adanya pergerakan nilai tukar mata uang asing atau perubahan kebijakan moneter yang memengaruhi permintaan emas.

Pilihan Investasi yang Menarik

Meski harga emas Antam sedang turun, hal ini tidak selalu berarti bahwa investasi dalam bentuk emas menjadi tidak menarik. Bagi masyarakat yang ingin melakukan investasi jangka panjang, emas tetap menjadi salah satu opsi terbaik karena sifatnya yang stabil dan tahan terhadap inflasi. Selain itu, emas juga bisa dijadikan sebagai alat diversifikasi portofolio untuk mengurangi risiko keuangan.

Dalam konteks ini, harga emas Antam yang turun bisa menjadi kesempatan bagi para investor untuk membeli emas dengan harga yang lebih murah, terutama jika mereka memiliki rencana jangka panjang. Namun, penting untuk selalu memantau perkembangan pasar dan memastikan pengambilan keputusan dilakukan secara bijak dan terinformasi.

admin.aiotrade
admin.aiotrade

Penulis di . Berfokus pada penyajian informasi yang akurat dan analisis mendalam.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan