Harga Emas Antam Konsisten di Level Rp2,6 Juta-an Per Gram
Harga emas logam mulia PT Aneka Tambang Tbk atau Antam konsisten berada di level Rp2,6 juta-an per gram selama sepekan terakhir (12-18 Januari 2026). Berdasarkan data yang dirilis oleh situs logammulia.com, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang masa atau all time high (ATH) sebanyak empat kali berturut-turut. Berikut adalah rincian pergerakan harga emas dalam seminggu terakhir:
Pergerakan Harga Emas Sepekan

Pada hari Senin (12/1), harga emas melonjak sebesar Rp29 ribu, dan menyentuh rekor baru yaitu Rp2.631.000 per gram. Keesokan harinya, Selasa (13/1), harga emas kembali naik sebesar Rp21 ribu menjadi Rp2.652.000 per gram.
Pada Rabu (14/1), harga emas Antam mencatat rekor ketiga kalinya dalam seminggu, dengan kenaikan sebesar Rp13 ribu menjadi Rp2.665.000 per gram. Kemudian, pada Kamis (15/1), harga emas kembali mencetak rekor dengan kenaikan Rp10 ribu menjadi Rp2.675.000 per gram.
Setelah mencapai rekor empat kali berturut-turut, harga emas mengalami penurunan sebesar Rp6 ribu menjadi Rp2.669.000 per gram pada Jumat (16/1). Esok harinya, Sabtu (17/1), harga emas turun lagi sebesar Rp6 ribu menjadi Rp2.663.000 per gram.
Harga Emas Naik 1,22 Persen Sepekan Kemarin

Harga emas dalam seminggu terakhir mengalami kenaikan sebesar Rp32 ribu atau 1,22 persen, terhitung dari tanggal 12 hingga 17 Januari 2026. Rekor harga tertinggi dalam pekan ini terjadi pada hari Kamis (15/1) dengan harga mencapai Rp2.675.000 per gram.
Pergerakan Harga Buyback Sepekan

Harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan sebesar Rp25 ribu atau 1 persen dalam seminggu terakhir. Harga buyback tertinggi tercatat pada hari Kamis (15/1) sebesar Rp2.521.000 per gram.
Harga buyback adalah harga yang ditetapkan oleh Antam saat membeli emas logam mulia dari konsumen yang menjual ke Butik Antam. Hal ini menunjukkan bahwa permintaan untuk menjual emas di pasar antara konsumen dan Antam tetap stabil.
Alasan Investasi Emas Koin Menjanjikan
Investasi emas koin memiliki beberapa alasan yang membuatnya menarik bagi para investor. Pertama, emas koin biasanya memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan emas batangan karena desain dan kemasannya yang unik. Kedua, emas koin mudah dipindahkan dan disimpan, sehingga cocok untuk investasi jangka pendek maupun panjang. Ketiga, emas koin sering kali memiliki sertifikat autentik yang memberikan keyakinan terhadap keaslian produk. Keempat, emas koin dapat dijual kembali dengan harga yang kompetitif, terutama jika kondisinya masih baik.
Tips Menjual Emas Batangan Tanpa Sertifikat, Tetap Untung!
Bagi pemilik emas batangan tanpa sertifikat, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar tetap mendapatkan untung saat menjual. Pertama, pastikan kondisi emas dalam keadaan baik dan tidak rusak. Kedua, cari pembeli yang terpercaya dan memiliki reputasi baik. Ketiga, bandingkan harga di beberapa tempat untuk mendapatkan penawaran terbaik. Keempat, gunakan layanan buyback dari Antam atau pihak lain yang memiliki sistem transparan dan aman.
Kerusakan yang Kerap Terjadi pada Emas jika Disimpan di Rumah
Emas yang disimpan di rumah bisa mengalami beberapa kerusakan jika tidak diperhatikan. Pertama, emas bisa terkena debu dan kotoran yang mengurangi nilai estetika dan harga jual. Kedua, emas rentan terhadap korosi jika terpapar udara lembap atau bahan kimia. Ketiga, emas bisa tergores atau rusak akibat benturan dengan benda keras. Keempat, emas yang disimpan dalam kotak yang tidak airtight bisa mengalami perubahan warna atau tekstur. Oleh karena itu, penting untuk menyimpan emas dalam wadah yang aman dan kering.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar