Hercules Bantu Angkut Hasil Tani Aceh, Untungkan Petani

Hercules Bantu Angkut Hasil Tani Aceh, Untungkan Petani


Pemerintah telah mengambil langkah-langkah untuk membantu para petani di Aceh dengan memastikan hasil tani mereka dapat didistribusikan ke Jakarta. Proses ini dilakukan melalui berbagai komoditas yang dikumpulkan, seperti cabai dan produk pertanian lainnya. Bantuan tersebut kemudian dibawa oleh anggota TNI menggunakan helikopter ke Bandara Rembele. Setelah itu, helikopter kembali ke bandara dengan membawa hasil tani dari warga Takengon, Aceh Tengah, dan Bener Meriah.

Hasil tani yang sudah terkumpul di Bandara Rembele selanjutnya dipindahkan menggunakan pesawat Hercules ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Sejak tanggal 8 Desember lalu, pemerintah telah menempuh cara ini untuk mengangkut hasil tani warga Bener Meriah dan Takengon ke Posko Halim. Langkah ini dilakukan baik melalui pesawat TNI maupun pesawat swasta yang berasal dari Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah.


Menurut Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya, setelah kunjungan Presiden ke Bener Meriah dan Aceh Selatan, Prabowo memberikan instruksi bahwa setiap Hercules dan Helikopter yang menurunkan logistik ke Bandara Rembele harus membawa hasil tani warga ke Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta. Diharapkan dengan adanya skema ini, para petani terdampak bencana tetap bisa memperoleh pendapatan dari hasil penjualan tanaman mereka masing-masing.


Kebijakan ini bertujuan untuk memastikan bahwa para petani terdampak bencana tetap memiliki penghasilan dari hasil panen mereka. Prabowo pernah menyampaikan bahwa pemerintah akan bekerja keras untuk membantu warga di sana. "Percayalah pemerintah akan bekerja sangat keras. Habis-habisan untuk membantu bapak-bapak ibu-ibu sekalian di sini. Kita akan bersama bapak-bapak ibu-ibu, jangan khawatir Anda tidak sendiri," ujarnya saat mengunjungi titik-titik pengungsian di wilayah Aceh Tengah dan Bener Meriah pada 12 Desember lalu.


Pemerintah menegaskan bahwa skema ini merupakan bentuk komitmen untuk memastikan bantuan kebencanaan dan roda perekonomian masyarakat berjalan secara sejalan. Dengan bergeraknya logistik kemanusiaan dan hasil bumi secara simultan, diharapkan kebutuhan dasar warga terpenuhi sekaligus penghidupan para petani tetap terjaga di tengah situasi darurat.

Sementara itu, pascabencana di Aceh, pemerintah juga terus berupaya memulihkan infrastruktur melalui beberapa langkah. Di antaranya adalah perbaikan akses jalan kritis, perbaikan jembatan, hingga pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Melalui pemulihan akses-akses publik tersebut, pemerintah berharap mobilitas warga dapat kembali normal dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat segera berjalan kembali.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan