Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di 7 Kecamatan Garut, 4 Rumah Rusak

Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di 7 Kecamatan Garut, 4 Rumah Rusak

Tim BPBD Garut Lakukan Asesmen Pasca Hujan Deras

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut telah mengerahkan tim untuk melakukan asesmen pasca hujan deras yang mengguyur sebagian besar wilayah Garut dalam beberapa hari terakhir. Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan berbagai bencana alam, termasuk banjir dan tanah longsor, di tujuh kecamatan.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Aah Anwar Saefulloh menjelaskan bahwa tim asesmen telah diterjunkan ke lokasi terdampak untuk mendata kerusakan serta menentukan langkah penanganan yang dibutuhkan oleh masyarakat. Sebelumnya, hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan sejumlah kejadian di berbagai wilayah di Garut.

”Berdasarkan hasil pemantauan, hingga saat ini terdapat tujuh kecamatan terdampak akibat hujan intensitas tinggi yang terjadi dalam beberapa hari ini,” katanya, Minggu 26 Oktober 2025.

Tujuh kecamatan yang terdampak meliputi Banyuresmi, Tarogong Kidul, Pasirwangi, Karangpawitan, Malangbong, Garut Kota, dan Sukawening. Meski bencana menyebabkan kerusakan di sejumlah lokasi, hingga kini belum ada laporan korban jiwa. Pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap potensi kejadian susulan, mengingat intensitas hujan di beberapa wilayah masih cukup tinggi.

Dari hasil asesmen sementara, bencana alam akibat cuaca ekstrem mengakibatkan empat unit rumah rusak. Kerusakan rumah dilaporkan masing-masing di Desa Binakarya, Kecamatan Banyuresmi; Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul; Desa Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi; dan Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan. Selain merusak rumah warga, bencana juga menimbulkan tanah longsor di sejumlah titik, seperti di Desa Barudua, Kecamatan Malangbong; Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi; dan Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut Kota. Longsor tersebut menyebabkan kerusakan jembatan serta menutup akses jalan warga.

Upaya penanganan darurat segera dilakukan. Untuk longsor, sudah dilakukan pembersihan menggunakan alat berat dan jalan sudah kembali dapat dilalui. Tim BPBD bersama aparat desa dan relawan terus bersiaga untuk membantu warga yang membutuhkan.

Aah pun mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama bagi warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai.

Dampak Bencana di Tujuh Kecamatan

Berikut adalah daftar kecamatan yang terdampak oleh bencana alam:

  • Banyuresmi
  • Tarogong Kidul
  • Pasirwangi
  • Karangpawitan
  • Malangbong
  • Garut Kota
  • Sukawening

Setiap kecamatan mengalami kerusakan berbeda-beda, baik dari segi infrastruktur maupun lingkungan. Dari hasil pengamatan, beberapa lokasi mengalami kerusakan pada jembatan dan jalan umum, sehingga memengaruhi mobilitas masyarakat setempat.

Kerusakan Rumah dan Jalan

Beberapa desa yang terkena dampak langsung dari bencana antara lain:

  • Desa Binakarya, Kecamatan Banyuresmi
  • Desa Mekargalih, Kecamatan Tarogong Kidul
  • Desa Pasirwangi, Kecamatan Pasirwangi
  • Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan

Selain itu, tanah longsor juga terjadi di beberapa titik, seperti:

  • Desa Barudua, Kecamatan Malangbong
  • Desa Barusari, Kecamatan Pasirwangi
  • Kelurahan Cimuncang, Kecamatan Garut Kota

Longsoran tersebut menyebabkan gangguan pada jembatan dan akses jalan, sehingga memerlukan tindakan cepat untuk membersihkannya.

Upaya Penanganan Darurat

Tim BPBD bersama aparat desa dan relawan telah melakukan berbagai upaya penanganan darurat. Salah satunya adalah pembersihan longsoran menggunakan alat berat, sehingga jalan dapat kembali digunakan. Selain itu, para petugas juga terus berkoordinasi dengan masyarakat untuk memberikan bantuan sesuai kebutuhan.

Imbauan untuk Warga

Aah Anwar Saefulloh mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan. Ia menyarankan warga yang tinggal di daerah rawan longsor dan bantaran sungai agar lebih berhati-hati dan selalu memperhatikan informasi cuaca dan kondisi lingkungan sekitar.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan