
Rekor Pengunjung Pecahkan Tren di IHR Cup II 2025
Indonesia’s Horse Racing (IHR) Cup II 2025 yang berlangsung di Payakumbuh, Sumatera Barat, berhasil mencatatkan rekor jumlah pengunjung. Acara ini digelar pada hari Minggu (28/9), setelah sebelumnya diselenggarakan Sarga Festival pada 27 September 2025. Kedua acara ini mampu menarik lebih dari 50 ribu pengunjung dari berbagai kalangan di Sumatera Barat serta wilayah tetangga seperti Riau dan Jambi.
Rekor ini menjadi bukti antusiasme masyarakat terhadap olahraga pacuan kuda yang kini dikemas dalam bentuk sportainment. Sebelumnya, jumlah pengunjung tertinggi tercatat sebanyak 36 ribu orang saat IHR Indonesia Derby 2025 dan Sarga Festival di Yogyakarta pada 26-27 Juli 2025.
Co-Founder & CEO SARGA.CO, Aseanto Oudang, menyampaikan apresiasi atas respons positif yang diberikan masyarakat. Ia menjelaskan bahwa IHR Cup II 2025 menjadi acara pertama yang diselenggarakan di luar pulau Jawa. “Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah bersama-sama memajukan gelaran pacuan kuda di sini,” ujarnya.
Dari total 67 kuda yang turut serta, sebanyak 39 kuda berhasil meraih posisi podium. Payakumbuh menjadi daerah dengan perolehan podium terbanyak, yaitu 15 kuda. Diikuti oleh Bukittinggi dengan 10 kuda dan Padang Panjang dengan 4 kuda. Kuda-kuda dari luar provinsi seperti Riau, Yogyakarta, dan Jawa Tengah juga tampil gemilang di kelas masing-masing.
Beberapa kuda unggulan seperti Romantic Spartan dari Padang Panjang, yang sebelumnya menjadi juara ke-3 Indonesia Derby 2025, berhasil menjuarai Kelas 4 Tahun A/B 1.600M. Kuda-kuda peserta berasal dari berbagai daerah di Sumatera Barat, seperti Batu Sangkar, Bukittinggi, Darmasraya, Muaro Baloh, Padang, Pariaman, Solok, serta provinsi lain seperti Riau, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.
Pemilihan Sumatera Barat sebagai lokasi penyelenggaraan IHR Cup II 2025 adalah bagian dari komitmen SARGA.CO dalam mengembangkan olahraga berkuda di seluruh Indonesia. “Indonesia memiliki banyak daerah dengan tradisi berkuda yang unik dan mengakar di masyarakat. Kami ingin membangun potensi ini menjadi bagian dari kebanggaan nasional,” tambah Aseanto.
Walikota Payakumbuh, DR. dr. Zulmaeta, menyambut baik gelaran IHR Cup II 2025. Ia menjelaskan bahwa pacuan kuda di Payakumbuh awalnya dilakukan secara tradisional dan sebagai pesta rakyat. Namun, melalui IHR Cup II 2025, acara ini tetap diadakan sebagai pesta rakyat dengan kemasan modern.
“Kami berharap dapat terus bekerja sama dengan SARGA.CO dan belajar banyak dalam membuat event pacuan kuda dengan kemasan modern yang tetap mempertahankan kearifan lokal,” katanya.
Ketua Umum PP PORDASI, Aryo PS Djojohadikusumo, juga mengapresiasi penyelenggaraan IHR Cup II 2025 di Sumatera Barat. Ia menyebut dukungan pemerintah kota sangat penting dalam penyelenggaraan acara ini. “Dengan mitra komersil seperti SARGA.CO, kami berharap dapat membuat lebih banyak event pacuan kuda skala nasional di berbagai wilayah Indonesia,” ujarnya.
IHR Cup II 2025 didukung oleh beberapa perusahaan ternama seperti Arsari Tambang, Le Minerale, Pertamina, Semen Indonesia Group (SIG), Semen Padang, RM Payakumbuh, dan Vitalong C. Acara ini merupakan rangkaian ke-7 dalam kalender IHR 2025 “The Race of Rising Stars” yang diselenggarakan SARGA.CO bersama PP PORDASI.
Selanjutnya, IHR akan digelar di Yogyakarta pada 19 Oktober 2025, yang akan menjadi Kejuaraan Nasional (Kejurnas) II kuda pacu dan menjadi penentu provinsi pemenang Piala Presiden Republik Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar