
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan sebesar 0,10% atau 8,64 poin menjadi 8.609,55 pada Jumat (19/12/2025). Pelemahan ini dianggap wajar dan berada dalam fase koreksi yang sehat oleh para ahli pasar modal.
William Hartanto, praktisi pasar modal sekaligus founder WH-Project, menyatakan bahwa koreksi IHSG saat ini masih terbatas secara teknis. Ia menilai bahwa IHSG memiliki gap di area 8.554 yang bisa menjadi target koreksi terdekat.
“Koreksi IHSG saat ini belum melebihi penutupan gap tersebut. Jika hanya sampai di sana, maka pergerakan ini masih tergolong aman dan sehat,” ujar William dalam risetnya.
William juga menjelaskan bahwa meskipun level 8.612 sempat tercapai pada perdagangan akhir pekan lalu, pergerakan itu belum cukup kuat untuk mengonfirmasi perubahan tren. Dari sisi pola candlestick, IHSG membentuk pola hammer yang menunjukkan munculnya kekuatan beli dan tekanan jual yang terbatas.
Menurutnya, ada dua kemungkinan pelemahan IHSG saat ini. Pertama, fase jenuh beli yang bisa berlanjut ke pembalikan bearish. Kedua, sekadar koreksi teknis untuk menutup gap. Dengan jumlah hari bursa yang semakin sedikit menjelang libur akhir tahun, peluang IHSG untuk menguat signifikan hingga menembus level 9.000 dinilai kecil.
“Fokus pasar saat ini adalah apakah IHSG mampu menahan pelemahan di area 8.554 dan mempertahankan kembali level 8.612 sebagai support kuat,” tambah William.
Untuk perdagangan Senin (22/12/2025), William memproyeksikan IHSG akan bergerak menguat terbatas dalam rentang 8.600-8.700 dengan volatilitas yang cenderung menurun.
Dari sisi saham pilihan, William merekomendasikan beberapa saham secara teknis. Antara lain:
- DEWA dengan target harga Rp600
- BMRI dengan target harga Rp5.250-Rp5.500
- PGAS dengan target harga Rp1.900-Rp2.000
- MAIN dengan target harga Rp850
“Di tengah pasar yang cenderung sepi, investor disarankan fokus pada saham-saham yang secara teknikal masih menunjukkan potensi penguatan,” imbuh William.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar