IHSG diprediksi turun, analis rekomendasikan TOBA, ASII hingga ARCI

IHSG Diperkirakan Masih Melakukan Koreksi

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih akan melanjutkan koreksi pada perdagangan hari ini, Jumat (27/2). Berbagai analis menyarankan beberapa saham yang layak untuk diperhatikan. Di antaranya adalah PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Astra International Tbk (ASII), dan PT Archi Indonesia Tbk (ARCI).

Menurut Phintraco Sekuritas, IHSG masih berpotensi mengalami koreksi lanjutan hingga level 8.150. Secara teknikal, laju penurunan indeks terbatasi oleh MA20 di sekitar 8.204. Namun, histogram positif MACD kembali mengecil dan stochastic RSI membentuk death cross di area overbought.

Phintraco Sekuritas menyebutkan bahwa level support IHSG saat ini berada di 8.150, sedangkan resistance di 8.250. Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada suatu waktu. Ketika harga menyentuh support, biasanya akan kembali naik karena peningkatan pembelian. Sementara itu, resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

MACD atau Moving Average Convergence Divergence adalah indikator yang digunakan untuk mengukur kekuatan dan arah tren harga saham. Garis MACD yang terus menanjak menunjukkan tren naik alias positive slope berlanjut dan momentum beli tetap kuat.

Sentimen Global dan Rekomendasi Saham

Dari sisi sentimen global, Perwakilan Dagang Amerika Serikat (USTR) berencana membuka penyelidikan Pasal 301 terhadap praktik perdagangan Indonesia, khususnya terkait kapasitas industri dan subsidi sektor perikanan. Hasil penyelidikan tersebut akan menjadi dasar penentuan kebijakan tarif, seiring rencana AS menaikkan tarif bagi sejumlah negara dari 10% menjadi 15% atau lebih tinggi.

Phintraco Sekuritas merekomendasikan beberapa saham, seperti PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA), PT Astra International Tbk (ASII), PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF), PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM).

Fase Bullish Consolidation

Sementara itu, Senior Market Chartist Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta melihat IHSG memasuki fase bullish consolidation setelah ditutup di atas MA20. Meskipun indikator stochastic menunjukkan sinyal negatif, RSI menunjukkan sinyal positif yang didukung oleh peningkatan volume transaksi.

Dari sisi domestik, Kementerian Perdagangan menargetkan Indonesia menjadi simpul perdagangan dunia. Langkah ini mencerminkan reposisi dari negara berorientasi ekspor menjadi sourcing hub dalam rantai pasok global. Jika berjalan konsisten, strategi tersebut berpotensi mendorong ekspor nonmigas, meningkatkan arus investasi asing langsung (FDI) ke sektor manufaktur dan pengolahan, memperkuat daya saing UMKM ekspor, serta menopang nilai tukar rupiah melalui perbaikan neraca transaksi berjalan.

Rekomendasi Saham dari Mirae Asset Sekuritas

Mirae Asset Sekuritas memberikan rekomendasi saham dengan target harga yang berbeda-beda. Antara lain:

  • PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) dengan target harga ke level 1.895, 2.120, dan 2.490
  • PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) dengan target harga ke level 2.840, 2.940, dan 3.200
  • PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) dengan target harga ke level 3.300, 3.460, dan 4.350

Rekomendasi ini diharapkan dapat menjadi panduan bagi investor yang ingin memperoleh keuntungan dari pergerakan pasar saham.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan