IHSG Naik 1,25 Persen, Asing Beli Saham Rp 2,24 Triliun

IHSG Naik 1,25 Persen, Asing Beli Saham Rp 2,24 Triliun

IHSG Naik 1,25 Persen, Asing Beli Saham Rp 2,24 Triliun

IHSG Menguat Tajam di Akhir Tahun, Investor Asing Catat Net Buy Besar

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan signifikan pada hari kedua terakhir perdagangan tahun ini. Pada Senin (29/12), IHSG berhasil naik sebesar 106,34 poin atau 1,25 persen menjadi 8.644,26. Kenaikan ini terjadi selama perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Investor asing menunjukkan minat yang kuat terhadap pasar saham Indonesia. Mereka mencatat net buy atau beli bersih sebesar Rp 2,24 triliun di seluruh pasar. Di pasar reguler, net buy asing mencapai Rp 1,03 triliun, sedangkan di pasar negosiasi, net buy asing sebesar Rp 1,21 triliun.

Beberapa saham mendominasi kenaikan net buy dari investor asing. Saham-saham dengan net buy terbesar antara lain: * PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI) dengan nilai sebesar Rp 914,3 miliar. * PT Darma Henwa Tbk (DEWA) dengan nilai sebesar Rp 576,7 miliar. * PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dengan nilai sebesar Rp 301,7 miliar.

Di sisi lain, beberapa saham juga mengalami penjualan besar dari investor asing. Saham-saham dengan net sell terbesar adalah: * PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dengan nilai sebesar Rp 568,6 miliar. * PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) dengan nilai sebesar Rp 414,3 miliar. * PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai sebesar Rp 227,7 miliar.

Dalam indeks LQ45, beberapa saham mencatat kenaikan signifikan. Top gainers LQ45 kemarin meliputi: * PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) dengan kenaikan sebesar 15,52%. * PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dengan kenaikan sebesar 7,26%. * PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) dengan kenaikan sebesar 6,42%.

Sementara itu, top losers LQ45 terdiri dari: * PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dengan penurunan sebesar -2,79%. * PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dengan penurunan sebesar -1,87%. * PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) dengan penurunan sebesar -1,54%.

Sepuluh indeks sektoral turut menyokong kenaikan IHSG hari ini. Beberapa sektor yang mengalami kenaikan signifikan antara lain: * Sektor barang konsumsi nonprimer melonjak 3,70%. * Sektor infrastruktur melesat 3,33%. * Sektor energi melaju 3,17%. * Sektor barang baku menanjak 3,11%. * Sektor transportasi dan logistik naik 2,63%. * Sektor perindustrian menguat 2,63%. * Sektor properti dan real estat terangkat 0,84%. * Sektor keuangan menguat 0,90%. * Sektor barang konsumsi primer naik 0,47%. * Sektor kesehatan menguat 0,17%.

Hanya satu sektor yang mengalami penurunan, yaitu sektor teknologi yang terpangkas sebesar 1,17%.

Total volume transaksi bursa mencapai 41,11 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 22,84 triliun. Sebanyak 464 saham menguat, 213 saham melemah, dan 131 saham flat. IHSG mengakumulasi kenaikan sebesar 0,30% dalam sepekan terakhir. Sedangkan sejak awal tahun, IHSG menguat sebesar 22,10%.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan