IHSG Naik, Ini Daftar Saham Asing yang Diborong pada 29 Desember 2025

IHSG Naik, Ini Daftar Saham Asing yang Diborong pada 29 Desember 2025

IHSG Naik, Ini Daftar Saham Asing yang Diborong pada 29 Desember 2025

IHSG Melonjak Tajam di Akhir Tahun 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan kinerja yang sangat kuat pada perdagangan Senin (29/12/2025), atau hari kedua terakhir dari tahun ini. IHSG ditutup di level 8.644,26 dengan penguatan sebesar 106,34 poin atau 1,25 persen di Bursa Efek Indonesia (BEI). Kenaikan ini tidak lepas dari aksi beli agresif oleh investor asing selama perdagangan berlangsung.

Investor asing mencatatkan beli bersih (net buy) sebesar Rp 2,24 triliun di seluruh pasar. Dari jumlah tersebut, net buy di pasar reguler mencapai Rp 1,03 triliun dan di pasar negosiasi sebesar Rp 1,21 triliun. Beberapa saham menjadi incaran utama investor asing, antara lain:

  • PT Lippo General Insurance Tbk (LPGI): Mencatatkan net buy terbesar dengan nilai Rp 914,3 miliar.
  • PT Darma Henwa Tbk (DEWA): Net buy sebesar Rp 576,7 miliar.
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM): Diborong asing senilai Rp 301,7 miliar.

Di sisi lain, ada juga saham-saham yang dilepas oleh investor asing, seperti:

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI): Menjadi saham dengan net sell terbesar, yakni Rp 568,6 miliar.
  • PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI): Net sell sebesar Rp 414,3 miliar.
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Net sell senilai Rp 227,7 miliar.

Penguatan Saham Unggulan LQ45

Dari jajaran saham unggulan LQ45, beberapa emiten mencatatkan penguatan signifikan. Berikut adalah daftar top gainers LQ45:

  • PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR): Memimpin top gainers dengan lonjakan 15,52 persen.
  • PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Naik 7,26 persen.
  • PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Menguat 6,42 persen.

Sementara itu, saham-saham yang masuk daftar top losers LQ45 antara lain:

  • PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Turun 2,79 persen.
  • PT Semen Indonesia Tbk (SMGR): Melemah 1,87 persen.
  • PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO): Terkoreksi 1,54 persen.

Pergerakan Sektor-Saham

Secara sektoral, hampir seluruh indeks sektoral memberikan kontribusi terhadap penguatan IHSG. Berikut pergerakan sektor-sektor:

  • Barang Konsumsi Nonprimer: Kenaikan tertinggi sebesar 3,70 persen.
  • Infrastruktur: Melonjak 3,33 persen.
  • Energi: Menguat 3,17 persen.
  • Barang Baku: Naik 3,11 persen.
  • Transportasi dan Logistik: Menguat 2,63 persen.
  • Perindustrian: Turut naik 1,94 persen.
  • Keuangan: Menguat 0,90 persen.
  • Properti dan Real Estat: Terangkat 0,84 persen.
  • Barang Konsumsi Primer: Naik 0,47 persen.
  • Kesehatan: Menguat 0,17 persen.
  • Teknologi: Justru melemah dengan penurunan 1,17 persen.

Aktivitas Perdagangan

Total volume transaksi mencapai 41,11 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp 22,84 triliun. Sebanyak 464 saham menguat, 213 saham melemah, dan 131 saham bergerak stagnan.

Secara mingguan, IHSG telah mengakumulasi kenaikan sebesar 0,30 persen. Sementara itu, sejak awal tahun 2025, IHSG telah mencatatkan penguatan signifikan sebesar 22,10 persen.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan