
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan saham hari ini, Kamis (18/12), ditutup mengalami penurunan sebesar 0,68% menjadi 8.618. Penurunan ini terjadi di tengah kinerja yang lesu dari dua emiten properti milik Sugianto Kusuma atau dikenal sebagai Aguan, yaitu PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).
Harga saham PANI turun sebesar 2,56% menjadi Rp 13.300, sementara CBDK merosot lebih dalam, yaitu 4,85% ke level Rp 8.825. Data dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan bahwa nilai transaksi saham sore ini mencapai Rp 23,75 triliun dengan volume perdagangan sebesar 37,94 miliar saham dan frekuensi transaksi sebanyak 2,75 juta kali.
Dari total saham yang diperdagangkan, sebanyak 252 saham menguat, 411 saham terkoreksi, dan 138 saham tidak bergerak. Sementara itu, kapitalisasi pasar IHSG hari ini mencapai Rp 15.806 triliun.
Dari sebelas sektor yang ada di BEI, sembilan sektor mengalami penurunan. Sektor konsumer siklikal menjadi yang paling terpuruk dengan penurunan sebesar 2,18%. Di sektor tersebut, saham PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA) turun tajam sebesar 9,84% menjadi Rp 440.
Selain itu, defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) hingga November mencapai Rp 560 miliar per bulan, sementara pendapatan negara baru saja mencapai 82%.
Di sesi pertama perdagangan, IHSG sempat naik tipis ke level 8.678. Beberapa saham perbankan besar seperti PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) menunjukkan kinerja yang ceria.
Di sisi lain, bursa saham Asia bergerak secara bervariasi. Indeks Straits Times mengalami penurunan sebesar 0,15%, sedangkan Nikkei turun sebesar 1,03%. Sebaliknya, Shanghai Composite naik sebesar 0,16% dan Hang Seng meningkat sebesar 0,12%.
Berikut adalah daftar saham-saham yang mengalami kenaikan terbesar:
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO): Naik sebesar 11,22% menjadi Rp 4.360
- PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET): Naik sebesar 7,59% menjadi Rp 850
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO): Naik sebesar 4,68% menjadi Rp 1.900
Sementara itu, saham-saham yang mengalami penurunan terbesar antara lain:
- PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI): Turun sebesar 13,33% menjadi Rp 130
- PT Rukun Raharja Tbk (RAJA): Turun sebesar 6,85% menjadi Rp 5.755
- PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Turun sebesar 6,11% menjadi Rp 6.150
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar