IHSG turun ke 8.537 menjelang Natal, saham WIFI dan INET merosot

IHSG turun ke 8.537 menjelang Natal, saham WIFI dan INET merosot


Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG mengalami penurunan sebesar 0,55% atau 46,87 poin, menutup perdagangan pada akhir pekan ini, Rabu (24/12), menjelang libur panjang perayaan Natal. Beberapa saham mengalami penurunan signifikan, termasuk saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) dan PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET).

Harga saham INET turun tajam sebesar 12,28% atau 105 poin, mencapai level 750. Sementara itu, harga saham WIFI juga anjlok sebesar 6,88% atau 240 poin, berada di level 3.250.

Berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia, volume transaksi hari ini mencapai 34,08 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 2,52 juta kali. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp 15.633 triliun, sementara total nilai transaksi mencapai Rp 22,24 triliun. Dari jumlah tersebut, sebanyak 247 saham menguat, 403 saham terkoreksi, dan 152 saham tidak bergerak.

Delapan dari sebelas sektor yang ada di BEI berada di zona merah setelah indeks mengalami penurunan. Sektor industri dasar menjadi yang paling terpuruk, turun sebesar 1,59%. Beberapa saham dalam sektor ini mengalami penurunan signifikan, seperti:
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 4,57% atau 150 poin ke level 3.130
PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) anjlok 6,06% atau 70 poin ke level 1.085
* PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) terkoreksi 2,68% atau 15 poin ke level 545

Di sisi lain, sektor infrastruktur mengalami kenaikan sebesar 0,16%. Beberapa saham dalam sektor ini naik, antara lain:
PT Adhi Karya Tbk (ADHI) naik 4% atau 10 poin ke level 260
PT PP Tbk (PTPP) melonjak 10% atau 36 poin ke level 396
* PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) melonjak 8,26% atau 190 poin ke level 2.490

Dari segi nilai perdagangan, saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) menjadi yang paling banyak diperdagangkan dengan nilai Rp 1,77 triliun. Diikuti oleh:
PT Sinergi Inti Andalan Tbk (INET) sebesar Rp 726,26 miliar
PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebesar Rp 712,74 miliar
PT Darma Henwa Tbk (DEWA) sebesar Rp 650,97 miliar
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebesar Rp 572,17 miliar

Berikut daftar top gainer hari ini:
PT PP Tbk (PTPP) naik 10% ke level 396
PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) naik 9,97% ke level 4.300
* PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) naik 9,77% ke level 1.460

Sementara itu, daftar top loser hari ini:
PT Pelayaran Jaya Hidup Baru Tbk (PJHB) turun 14,73% ke level 220
PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) turun 12,28% ke level 750
* PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk (GMFI) turun 9,52% ke level 95

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan