
Pabrik Garmen Wong Hang Bersaudara Kembali Beroperasi, Ribuan Buruh Di Kabupaten Pemalang Bahagia
Pabrik garmen yang dikelola oleh perusahaan Wong Hang Bersaudara kembali beroperasi setelah lama mengalami penutupan. Keberadaan pabrik ini memberikan kebahagiaan bagi ribuan buruh di Kabupaten Pemalang, yang sebelumnya merasa kehilangan harapan akibat ketidakstabilan ekonomi dan pengangguran.
Peresmian operasional pabrik ini dilakukan dengan tema Menjahit Harapan Kembali, yang menandai kembalinya semangat para pekerja. Acara tersebut turut dihadiri oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dan Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, pada Jumat (19/12).
Pabrik Menghadirkan Banyak Kesempatan Kerja
Kini, pabrik garmen milik Wong Hang Bersaudara telah mampu menyerap 1.300 karyawan, yang mayoritas merupakan warga lokal. Target perusahaan adalah meningkatkan jumlah karyawan hingga mencapai 1.500 orang pada akhir tahun 2025. Selain pabrik garmen, Wong Hang Bersaudara juga memiliki berbagai unit usaha lainnya, seperti pabrik sepatu, konstruksi, mebel, serta layanan MEP & K3, IT, dan advertising.
Alfindra Amanda, salah satu pemilik perusahaan, menyampaikan bahwa visi dan misi perusahaan sejalan dengan arahan Presiden Prabowo. Beberapa tujuan utamanya meliputi:
- Membuka lapangan kerja
- Memperkuat produksi dalam negeri
- Membangun kemandirian bangsa
- Mengindonesiakan produk lokal
- Membawa produk asli Indonesia ke pasar internasional
Dukungan Pemerintah Daerah untuk Investasi
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memberikan kemudahan perizinan bagi pelaku usaha. Ia menekankan bahwa investasi menjadi prioritas utama di wilayah Jawa Tengah.
“Untuk mendukung iklim investasi yang kondusif, kami menjamin keamanan penuh dengan memastikan tidak adanya praktik premanisme serta memberikan kemudahan perizinan melalui sistem satu pintu (one gate system) guna menghilangkan birokrasi yang berbelit-belit,” ujar Ahmad Luthfi.
Upaya ini telah terbukti memberikan dampak positif. Pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah mencapai 5,37 persen, yang lebih tinggi dari rata-rata nasional.
Fokus pada Industri Padat Karya dan Pengembangan SDM
Menurut Ahmad Luthfi, fokus utama pemerintah provinsi adalah mendorong industri padat karya untuk menyerap tenaga kerja secara masif. Selain itu, pihaknya juga berupaya memperkuat peran sekolah vokasi dan Balai Latihan Kerja (BLK) agar dapat mencetak sumber daya manusia yang kompetitif dan siap bekerja di pabrik-pabrik seperti milik Wong Hang Bersaudara.
Peran Industri Garmen dalam Kebutuhan Logistik Dasar
Sementara itu, Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo menekankan bahwa institusi Polri memiliki tanggung jawab besar dalam mengawal garis kebijakan Presiden untuk menyejahterakan masyarakat dan buruh. Ia menyoroti pentingnya ketersediaan logistik dasar, seperti pakaian dan sepatu, bagi personel yang bertugas di lapangan.
“Keberadaan industri garmen domestik seperti Wong Hang Bersaudara sangat penting untuk memastikan kebutuhan dasar operasional, mulai dari baju hingga sepatu, dapat terpenuhi dengan cepat tanpa kendala logistik yang berarti,” ujar Dedi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar