
Perilaku Neymar yang Tidak Sesuai dengan Kondisi Timnas Brasil
Neymar, salah satu bintang terbesar sepak bola Brasil, kini tidak lagi menjadi bagian dari skuad Timnas Brasil. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, termasuk perilaku dan kondisi fisiknya yang dinilai tidak ideal untuk bermain di level nasional.
Pelatih Timnas Brasil, Carlo Ancelotti, belum pernah memanggil Neymar sejak ia mengambil alih jabatan pada Mei lalu. Dalam empat kali kesempatan FIFA Matchday, yaitu bulan Juni, September, Oktober, dan November 2025, nama Neymar tidak pernah muncul dalam daftar pemain yang dipanggil. Pemanggilan tersebut dilakukan setelah Ancelotti menggantikan posisi pelatih sebelumnya.
Neymar terakhir kali dipanggil ke Timnas Brasil pada Maret 2025, sebelum Ancelotti menjabat sebagai pelatih. Meskipun Ancelotti menyatakan bahwa dirinya masih membuka pintu bagi Neymar untuk bergabung kembali, ia juga menegaskan bahwa pemain harus dalam kondisi fisik yang optimal agar bisa berkontribusi secara maksimal.
"Kami tidak akan mengamati bagaimana Neymar bermain, jelas. Semua orang tahu bakatnya," ujar Ancelotti. "Tetapi dalam sepak bola modern, untuk memanfaatkan bakatnya, pemain harus berada dalam kondisi fisik yang baik."
"Jika berada dalam kondisi fisik terbaiknya, Neymar tidak akan mengalami masalah untuk masuk ke tim nasional."
"Semua orang ingin Neymar berada di tim nasional dalam kondisi fisik yang baik," tambah Don Carlo.
Namun, situasi saat ini menunjukkan bahwa Neymar belum siap untuk kembali memperkuat Timnas Brasil. Bukan hanya karena masalah fisik, tetapi juga perilaku yang tidak sesuai dengan harapan klub dan pelatih.
Masalah di Klub Santos
Santos, klub yang kini diperkuat oleh Neymar, sedang dalam bahaya degradasi di Serie A Campeonato Brasileiro. Saat ini, Santos menempati peringkat ke-17 dari 20 tim dengan hanya 33 poin dari 32 laga. Di tengah tekanan besar seperti ini, Santos sangat membutuhkan pemimpin yang dapat memberikan motivasi kepada rekan-rekannya.
Namun, Neymar justru menjadi masalah. Dalam pertandingan terbaru melawan Flamengo pada 9 November lalu, ia kembali menjadi starter setelah absen selama dua bulan akibat cedera otot. Sayangnya, performanya tidak memuaskan dan ia malah menunjukkan sikap yang tidak profesional.
Pada menit awal pertandingan, Neymar mendapatkan kartu kuning karena protes terhadap wasit. Di jeda pertandingan, ia bahkan terlibat dalam perdebatan verbal dengan wasit. Selama pertandingan, ia tidak mencatatkan gol maupun assist dan diganti pada menit ke-85.
Perilaku Neymar di luar lapangan juga tidak terlihat sopan. Ia keluar lapangan sambil menendang botol minuman, yang membuat rekan-rekannya dan manajemen merasa terganggu. Di saat klub sedang menghadapi tekanan besar, Neymar justru memperburuk suasana.
Meski Santos tidak menjatuhkan hukuman apa pun terhadap Neymar dan sang pemain telah meminta maaf di kamar ganti, kejadian ini menunjukkan bahwa ia belum layak berada di Timnas Brasil.
Persiapan Timnas Brasil untuk Laga Uji Coba
Brasil akan menghadapi dua laga uji coba melawan Senegal pada 15 November dan Tunisia pada 18 November. Untuk mengisi lini depan Selecao, Ancelotti memanggil Richarlison, Vinicius Junior, Rodrygo, Matheus Cunha, Estevao, Luiz Henrique, Joao Pedro, dan Vitor Roque.
Dengan situasi saat ini, tampaknya Neymar belum siap untuk kembali memperkuat Timnas Brasil. Performa dan perilakunya yang tidak stabil menjadi alasan utama mengapa ia tidak dipanggil. Meskipun Ancelotti masih membuka pintu bagi keberadaannya, tampaknya ia harus lebih dulu membuktikan bahwa dirinya layak kembali bermain di level nasional.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar