Kacau! Suara Penumpang Gambir-Bandung Meninggi, Perjalanan Dibatalkan Akibat KA 58F Purwojaya Anjlok

Kacau! Suara Penumpang Gambir-Bandung Meninggi, Perjalanan Dibatalkan Akibat KA 58F Purwojaya Anjlok

Insiden KA 58F Purwojaya Berdampak pada Perjalanan Kereta Api

Pada Sabtu (25/10), terjadi kejadian anjloknya kereta api KA 58F Purwojaya di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh Kilometer 56+½, yang berdampak langsung pada beberapa perjalanan kereta api tujuan Jakarta-Bandung. Salah satu kereta yang terkena dampak adalah KA Parahyangan tujuan Gambir-Bandung dengan keberangkatan pukul 07.30 WIB.

Pantauan menunjukkan bahwa sekitar pukul 06.45 WIB, banyak penumpang yang sudah bersiap untuk boarding di depan pintu keberangkatan Stasiun Gambir merasa kecewa karena tidak ada pemberitahuan sebelumnya tentang pembatalan perjalanan. Mereka mencoba mencari informasi dari petugas KAI yang berjaga di area pengecekan tiket maupun loket penjualan langsung.

Salah satu petugas KAI, Naufal, menjelaskan bahwa informasi mengenai kejadian anjloknya KA Purwojaya baru diterima jelang maghrib. Evakuasi dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB dan selesai subuh. Akibatnya, sejumlah perjalanan terganggu sejak malam hari.

"Kok kita nggak dikasih tahu ya? Nah makanya itu kak, saya pun dikasih tahunya dadakan. Dari semalam sudah banyak orang yang mau berangkat ini marah-marah karena mereka delayed," katanya kepada aiotrade.app.

"Jadi, kereta (Purwojaya) ini anjlok dari jam 3 sore kemarin. Dapat kabar di sini itu udah mau maghrib. Baru dievakuasi jam setengah 11 malam, jadi baru kelar subuh. Tapi karena masih acak-acakan jadwalnya, jadi beberapa perjalanan dicancel untuk normalin jadwal selanjutnya," tambahnya.

Bagi penumpang yang mengalami pembatalan perjalanan, Naufal menjelaskan bahwa mereka dapat mengajukan pengembalian dana (refund) 100 persen. Proses pengembalian dana bisa dilakukan di seluruh stasiun keberangkatan sesuai tiket hingga 7 hari kedepan.

"Parahyangan dicancel tapi kakak bisa refund dengan 100 persen pengembalian dana. Dan bisa di semua stasiun dalam waktu tujuh hari," jelasnya.

Sementara itu, ketika ditanya mengenai ketersediaan kereta selanjutnya, Naufal menyarankan calon penumpang untuk memilih moda transportasi lain. "Kalau yang 7.30 KA Parahyangan dicancel. Tapi saya tidak bisa pastikan Parahyangan selanjutnya ini berangkat atau nggak," katanya.

"Dan yang paling cepat setengah 9 Pangandaran. Cuma saya sarankan pakai transportasi lain dulu aja karena jalur kita ini belum steril habis ada kecelakaan," pungkasnya.

Setelah mencari informasi dari petugas, sekitar 30 menit sebelum jadwal keberangkatan, tepatnya pukul 06.53 WIB, informasi pembatalan dari KAI121 baru masuk melalui layanan pesan.

Informasi Pembatalan Perjalanan Kereta Api

Pelanggan Yth,

Mohon maaf, perjalanan Bapak/Ibu dengan: KA Parahyangan (132) Kode booking: 3ES8WAV Tanggal: 26 Oktober 2025 Dari Stasiun Gambir dibatalkan, imbas adanya adanya anjlokan KA Purwojaya (58F) di Emplasemen Stasiun Kedunggedeh.

Refund tiket 100% di luar bea pesan dapat dilakukan melalui: * Loket stasiun online (bukan mesin loket box) atau Whatsapp Contact Center 121 maksimal 7x24 jam dari jadwal keberangkatan yang tertera pada tiket. * Aplikasi Access by KAI maksimal 2 jam sebelum keberangkatan yang tertera pada tiket.

Kami mohon maaf atas ketidaknyamanannya. Info detail hubungi kami di menu pusat bantuan pada aplikasi Access by KAI

Salam, Contact Center 121 PT Kereta Api Indonesia (Persero)

Sebelumnya, KA 58F Purwojaya anjlok sekitar pukul 14.14 WIB. Akibatnya jalur hulu tidak dapat dilalui dan semua KA harus melewati jalur hilir. Manajer Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Ixfan Hendriwintoko menyampaikan bahwa informasi pertama diterima dari masinis KA 58F yang melaporkan anjlokan 2 kereta bagian belakang, sesaat setelah melintas di jalur emplasemen Kedunggedeh.

Saat insiden itu terjadi, kereta tersebut tengah mengangkut 232 penumpang dari Jakarta menuju stasiun Kroya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan