Kekayaan Ronaldo Tembus Rp23 Triliun, Baru Saja Miliki Saham Klub Spanyol

Kekayaan Cristiano Ronaldo yang Melampaui Batas

Cristiano Ronaldo, salah satu legenda sepak bola dunia, terus membuktikan bahwa ia bukan hanya seorang pemain hebat di lapangan, tetapi juga seorang pengusaha yang cerdas. Pada tahun 2026, kekayaannya mencapai angka fantastis, yaitu $1,4 miliar (sekitar Rp23,5 triliun), menjadikannya atlet dengan pendapatan tertinggi di dunia. Jumlah ini jauh melampaui rekan sejaman sekaligus rivalnya, Lionel Messi, yang kekayaannya hanya sekitar $650 juta (Rp10,9 triliun).

Pendapatan besar Ronaldo berasal dari berbagai sumber, termasuk kontrak klub Al Nassr, endorsement global, dan bisnis pribadi yang menghasilkan puluhan juta dolar per tahun. Dengan kekayaan yang begitu besar, Ronaldo tidak hanya fokus pada karier sepak bolanya, tetapi juga mulai membangun investasi di balik layar.

Pendapatan Utama dari Kontrak dan Endorsement

Menurut laporan dari Forbes, pendapatan terbesar Ronaldo berasal dari kontraknya bersama Al Nassr yang diperpanjang hingga Juni 2027. Nilai kontrak tersebut berkisar antara $195-220 juta per tahun (sekitar Rp3,3 triliun - Rp3,7 triliun). Angka ini mencakup gaji murni, hak gambar, serta kesepakatan komersial lainnya. Dengan kontrak ini saja, Ronaldo bisa mendapatkan lebih dari $1 miliar (Rp16,8 triliun) hanya dari gaji dan bonus sepak bola.

Selain itu, Ronaldo juga memiliki kontrak dengan banyak brand ternama seperti Nike, Binance, Panini, Whoop, Therabody, Herbalife, dan Clear. Beberapa dari mereka menawarkan kontrak seumur hidup dengan nilai miliaran dolar. Hal ini menunjukkan betapa kuatnya posisi Ronaldo sebagai duta merek global.

Bisnis Pribadi yang Menguntungkan

Bukan hanya dari sepak bola, Ronaldo juga memiliki bisnis pribadi yang menghasilkan puluhan juta dolar per tahun. Ia memiliki brand pakaian, parfum, hotel mewah CR7, gym, hingga produk-produk lainnya. Semua bisnis ini memberikan kontribusi signifikan terhadap kekayaannya.

Menurut CelebrityNetWorth, setelah kontraknya dengan Al Nassr habis, total pendapatan Ronaldo dari gaji dan endorsement bisa mencapai $2 miliar (sekitar Rp33,6 triliun). Ini menunjukkan bahwa Ronaldo tidak hanya sukses di lapangan, tetapi juga di dunia bisnis.

Akuisisi Saham UD Almeria

Salah satu langkah strategis Ronaldo adalah akuisisi 25 persen saham UD Almeria, sebuah klub kasta kedua Liga Spanyol. Investasi ini dilakukan melalui CR7 Sports Investments. Meski nilai transaksi belum diungkapkan secara resmi, ini menjadi tanda bahwa Ronaldo ingin berkontribusi di balik layar sepak bola.

Ronaldo mengungkapkan ambisinya dalam rilis resmi Instagram klub UD Almeria. Ia menyatakan bahwa ia ingin berkontribusi pada sepak bola di luar lapangan. Ia juga mengatakan bahwa UD Almeria memiliki fondasi kuat dan potensi pertumbuhan yang jelas. Ia ingin bekerja sama dengan tim kepemimpinan klub untuk mendukung fase pertumbuhan baru mereka.

Alasan Memilih UD Almeria

UD Almeria telah diakuisisi oleh grup investasi asal Arab Saudi pada Mei 2025 lalu. Ronaldo, yang baru saja berusia 41 tahun, pernah menyatakan keinginannya untuk memiliki klub sepak bola setelah pensiun. Selain itu, ia memiliki ikatan kuat dengan sepak bola Spanyol, terutama karena sembilan musimnya bersama Real Madrid.

Dengan akuisisi saham ini, Ronaldo menunjukkan bahwa ia ingin terus terlibat dalam dunia sepak bola, baik sebagai pemain maupun sebagai investor. Ini menjadi langkah strategis jangka panjang untuk memperluas pengaruhnya di industri olahraga.

Kesimpulan

Cristiano Ronaldo memang berada di level yang berbeda. Keberhasilannya tidak hanya terlihat dari gelar-gelar yang diraih, tetapi juga dari kekayaan yang ia kumpulkan melalui kerja keras dan bisnis yang cerdas. Dari lapangan hingga kantong, Ronaldo telah membuktikan bahwa ia adalah legenda sejati.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan