
Perubahan Pemimpin di Antam dan TransJakarta
Corporate Secretary PT Aneka Tambang Tbk atau Antam, Wisnu Danandi, mengungkapkan bahwa Untung Budiharto telah mengajukan pengunduran diri sebagai Komisaris PT Transportasi Jakarta dan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia. Pengunduran diri ini dilakukan setelah ia ditetapkan sebagai Direktur Utama Antam dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang digelar pada Senin, 15 Desember 2025. Jabatan yang ditinggalkan oleh Untung sebelumnya dipegang oleh Achmad Ardianto, yang sebelumnya menjabat sebagai bos perusahaan pertambangan dan logam milik negara tersebut.
Wisnu menjelaskan bahwa proses administratif pengunduran diri Untung sedang berlangsung. “Bapak Untung telah menyampaikan surat pengunduran diri dari jabatan lain yang berpotensi menimbulkan rangkap jabatan,” ujarnya kepada Tempo saat dihubungi pada Jumat, 19 Desember 2025. Menurut Wisnu, pengunduran diri ini dilakukan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang berlaku. Ia memastikan bahwa pelaksanaan RUPSLB telah mematuhi peraturan perundang-undangan, termasuk terkait larangan rangkap jabatan.
Sementara itu, Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan dan Hubungan Masyarakat TransJakarta, Tjahyadi, mengatakan bahwa proses pengunduran diri ini telah dikoordinasikan dengan pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Dia menyebutkan bahwa manajemen TransJakarta mengapresiasi dedikasi Untung selama menjabat sebagai Komisaris TransJakarta sejak Juli 2023. Saat ini, pihak TransJakarta sedang berkoordinasi dengan Pemprov DKI Jakarta untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar.
Latar Belakang Karier Untung Budiharto
Untung Budiharto lulus dari Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah, pada 1988. Setelah lulus, dia masuk ke satuan infanteri Komando Pasukan Khusus atau Kopassus. Pada 1997-1998, Untung yang kala itu masih berpangkat kapten terdaftar sebagai salah satu dari sebelas anggota Tim Mawar Kopassus. Tim ini terlibat dalam penangkapan aktivis prodemokrasi yang dianggap tidak sejalan dengan kepentingan Orde Baru.
Pada 2016-2017, karier Untung bersama sejumlah eks anggota Tim Mawar mulai moncer. Mereka dipromosikan mengemban jabatan Brigadir Jenderal. Untung Budiharto menjadi Wakil Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Darat pada 2017-2019. Selanjutnya, pada 2019-2020, ia menjabat sebagai Kepala Staf Kodam XVIII/Kasuari. Pada 2022, Untung didapuk menjadi Panglima Kodam Jakarta Raya.
Perubahan di Dewan Komisaris Antam
Selain menunjuk Untung, RUPSLB juga memberhentikan Rauf Purana sebagai Komisaris Utama merangkap Komisaris Independen Antam terhitung sejak 28 Oktober 2025. Dewan Komisaris dan Direksi Antam mengucapkan terima kasih kepada Rauf Purnama dan Achmad Ardianto atas dedikasi mereka terhadap perseroan selama menjabat. Perubahan ini menandai awal era baru bagi Antam, dengan kepemimpinan yang diharapkan mampu membawa perusahaan menuju pertumbuhan yang lebih pesat dan berkelanjutan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar