
Modus Korupsi di Proyek PT PP Terungkap, KPK Dalami Kasus Penyalahgunaan Identitas Pekerja Harian Lepas
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan modus pelaku dalam kasus dugaan korupsi yang terjadi pada proyek-proyek di Divisi EPC PT Pembangunan Perumahan (Persero) selama tahun anggaran 2022 hingga 2023. Dalam penyelidikan ini, KPK menemukan adanya praktik penyalahgunaan identitas para pekerja harian lepas untuk mencairkan dana di berbagai proyek.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa ada subkontraktor fiktif yang bekerja di lingkup PT PP. Subkontraktor tersebut menggunakan nama-nama pegawai harian lepas yang sebenarnya bekerja di perusahaan tersebut. Hal ini dilakukan untuk memperoleh dana dari proyek-proyek yang tidak nyata.
“Ada subkon-traktor fiktif yang bekerja di lingkup PT PP. Mereka menggunakan identitas para pegawai harian lepas yang bekerja di perusahaan tersebut,” ujar Budi dalam keterangannya, Jumat (16/10/2025).
Penyidik KPK mendalami hal ini setelah memeriksa empat saksi pada Kamis (15/10/2025). Keempat saksi tersebut adalah:
- Danang Adi Setiadji, Manager Proyek Sulut-1 Coal FSPP
- Junaidi Heriyanto, Manager Proyek MPP Paket 7
- Darmawan Surya Kusuma, Manager Proyek PSPP Portsite/Manyar Power Line
- Sholikul Hadi, Manager Proyek Jayapura dan Kendari
Budi menegaskan bahwa tujuan dari penggunaan identitas tersebut adalah untuk melakukan pencairan dana secara fiktif dari proyek-proyek yang ada. Dugaan ini muncul setelah KPK melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang terlibat langsung dalam proyek-proyek tersebut.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi ini. Namun, hingga saat ini, identitas kedua tersangka tersebut masih belum diungkapkan oleh lembaga anti-korupsi tersebut.
Dari hasil perhitungan sementara, kerugian negara akibat kasus korupsi di PT PP mencapai sekitar Rp 80 miliar. Angka ini menunjukkan betapa besar dampak dari tindakan korupsi yang dilakukan dalam proyek-proyek tersebut.
Kasus ini menjadi perhatian serius bagi KPK, karena melibatkan proyek-proyek yang cukup besar dan memiliki dampak signifikan terhadap perekonomian nasional. Penyidik KPK akan terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi lainnya untuk memperkuat bukti-bukti yang ada.
Selain itu, KPK juga akan terus memantau perkembangan kasus ini agar dapat segera menuntaskan proses hukum yang diperlukan. Tidak hanya itu, lembaga ini juga akan memastikan bahwa semua pihak yang terlibat dalam kasus ini mendapatkan keadilan sesuai dengan hukum yang berlaku.
Dengan adanya penemuan modus korupsi ini, KPK diharapkan dapat memberikan contoh yang baik dalam upaya memberantas tindakan korupsi di berbagai sektor. Keterbukaan informasi dan transparansi dalam proses penyidikan sangat penting untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga anti-korupsi.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar