Miliarder Keturunan Iran yang Tetap Kuat di Tengah Krisis Geopolitik
Di tengah ketegangan geopolitik antara Iran dan Amerika Serikat, para miliarder keturunan Iran yang beroperasi di luar negeri tetap menunjukkan kinerja finansial yang kuat. Mereka memanfaatkan sektor teknologi, investasi, real estate, dan ritel global untuk mempertahankan dan bahkan memperluas kekayaan mereka.
Berikut adalah lima orang terkaya keturunan Iran yang berhasil mencatatkan prestasi luar biasa:
1. Pierre Omidyar

Pierre Omidyar lahir di Prancis dari orang tua keturunan Iran. Ia kemudian pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya pada usia enam tahun. Saat ini, kekayaan bersihnya tercatat sebesar 12,1 miliar dolar AS per 17 Januari 2026, menjadikannya salah satu orang terkaya di dunia.
Omidyar mendirikan eBay pada 1995 dan menjadi anggota dewan hingga 2020. Pada 2002, eBay mengakuisisi PayPal dan kemudian memisahkan perusahaan tersebut pada 2014.
Melalui Omidyar Network yang diluncurkan pada 2004, ia dan istrinya, Pam, telah menyalurkan lebih dari 1,5 miliar dolar AS untuk investasi berdampak dan organisasi nirlaba. Selama periode 2005 hingga 2020, Omidyar menyumbangkan sedikitnya 9,6 juta lembar saham eBay setiap tahun.
Ia tinggal di Hawaii dan memiliki kepemilikan di sejumlah properti resor di California dan Meksiko. Selain itu, ia juga sedang mengembangkan proyek properti di Cabo San Lucas, Meksiko. Omidyar juga merupakan pendiri First Look Media, perusahaan induk dari situs berita daring The Intercept dan perusahaan hiburan Topic Studios.
2. Behdad Eghbali

Behdad Eghbali mendirikan Clearlake Capital bersama Jose E. Feliciano pada 2006. Ia tercatat sebagai salah satu miliarder dunia dengan kekayaan bersih real time sebesar 3,9 miliar dolar AS per 17 Januari 2026.
Clearlake Capital mengelola aset lebih dari 90 miliar dolar AS dan dikenal mencatatkan sejumlah imbal hasil terbaik di industri ekuitas swasta. Perusahaan ini aktif dalam mengakuisisi perusahaan di sektor perangkat lunak, industri, dan produk konsumen.
Pada 2022, Clearlake bergabung dengan investor miliarder Todd Boehly untuk mengakuisisi klub sepak bola Inggris, Chelsea FC. Sebelum mendirikan Clearlake, Eghbali sempat bekerja di perusahaan ekuitas swasta TPG Capital. Ia lahir di Iran dan pindah ke Amerika Serikat bersama keluarganya ketika masih anak-anak.
3. Farhad Moshiri

Farhad Moshiri tercatat memiliki kekayaan bersih real time sebesar 2,8 miliar dolar AS per 17 Januari 2026. Dengan nilai tersebut, pengusaha dan investor asal Iran-Inggris itu menempati peringkat ke-1.443 orang terkaya di dunia saat ini.
Kekayaan Moshiri berasal dari berbagai investasi di sektor energi, pertambangan, dan olahraga, termasuk kepemilikannya di klub sepak bola Inggris, Everton. Berlatar belakang akuntan, Moshiri pernah bekerja di sejumlah firma akuntansi besar seperti Ernst & Young dan Deloitte Touche.
Farhad Moshiri merupakan mitra bisnis miliarder Rusia Usmanov, yang pertama kali ia temui pada awal 1990-an. Bersama Usmanov, ia memiliki kepemilikan di raksasa pertambangan dan manufaktur baja Rusia, Metalloinvest, serta operator seluler Rusia, Megafon.
Pada 2016, Moshiri menjual kepemilikannya di klub Arsenal kepada Usmanov untuk mendanai investasinya di klub sepak bola Inggris, Everton. Usmanov kemudian melepas seluruh kepemilikannya kepada miliarder Amerika Serikat, Stan Kroenke.
4. Kamal Ghaffarian

Kamal Ghaffarian tercatat memiliki kekayaan bersih real time sebesar 3 miliar dolar AS per 17 Januari 2026. Dengan jumlah tersebut, pengusaha asal Iran-Amerika Serikat ini menempati peringkat ke-1.371 orang terkaya di dunia saat ini.
Ghaffarian dikenal sebagai pendiri dan eksekutif di sejumlah perusahaan teknologi dan kedirgantaraan. Sumber kekayaan utama berasal dari kiprahnya di sektor industri antariksa dan teknologi maju.
Kamal “Kam” Ghaffarian merupakan seorang pengusaha serial yang telah mendirikan berbagai perusahaan di bidang energi nuklir, wahana pendarat bulan, dan stasiun luar angkasa.
Ia mendirikan produsen reaktor nuklir modular kecil, X-Energy, pada 2009. Perusahaan tersebut tengah mengembangkan reaktor untuk pabrik kimia milik Dow di Texas.
Pada 2015, Ghaffarian turut mendirikan Intuitive Machines, perusahaan pembuat wahana pendarat bulan. Perusahaan ini melantai di Nasdaq melalui perusahaan cek kosong (SPAC) pada Februari 2023.
Sementara itu, Axiom Space yang ia dirikan bersama mitra pada 2016, sedang mengembangkan stasiun luar angkasa komersial pertama di dunia. Proyek ini ditargetkan menjalani peluncuran pada 2031.
Ghaffarian menjual perusahaan pertamanya, SGT kepada KBR senilai 355 juta dolar AS pada 2018. Perusahaan yang ia dirikan bersama pada 1994 itu kemudian menjadi penyedia layanan rekayasa terbesar kedua bagi NASA.
Pada Februari 2024, wahana pendarat Bulan Odysseus milik Intuitive Machines berhasil menyelesaikan misi Amerika Serikat pertama ke bulan sejak 1972.
5. Keluarga Ghermezian

Keluarga Ghermezian, imigran Yahudi asal Iran di Amerika Utara, merupakan pengembang properti yang dikenal membangun pusat ritel berskala besar. Menurut Fineducke, kekayaan keluarga ini diperkirakan mencapai 2,5 miliar dolar AS.
Keluarga Ghermezian berperan penting dalam pengembangan sejumlah pusat perbelanjaan terbesar di Amerika Utara, termasuk West Edmonton Mall dan Mall of America. Kedua mall besar itu dibangun melalui perusahaan mereka, Triple Five Group.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar