
aiotrade.CO.ID, KARAWANG - Dua mahasiswa Program Studi (Prodi) Sistem dan Teknologi Informasi (STI) Cyber University, yaitu Wira Bintang Alvarya Wibisono dan Raihan Firdaus Haryono, berhasil meraih Juara 2 Tanding Kelas H Putra Tingkat Dewasa dalam Karawang Championship 2025.
Kejuaraan pencak silat bergengsi yang memperebutkan Piala Kementerian Kebudayaan (Kemenbud) Republik Indonesia ini diselenggarakan di GOR Pranatayudha, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 8-9 November 2025. Ajang ini menarik peserta terbaik dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.
Kemenangan ini menjadi bukti dedikasi dan kerja keras Wira dan Raihan, yang merupakan anggota aktif Club Bela Diri Cyber University. Mereka tampil luar biasa dengan semangat juang tinggi dan teknik bertarung yang mumpuni. Latihan intensif yang telah mereka jalani selama beberapa bulan terakhir membuahkan hasil yang membanggakan.
Neneng Rachmalia Feta, Ketua Prodi STI Cyber University, memberikan apresiasi atas pencapaian mahasiswanya. "Kami sangat mendukung mahasiswa untuk terus berkembang tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga pada bidang olahraga dan kebudayaan. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa mahasiswa Cyber University mampu membawa nilai-nilai luhur budaya bangsa ke panggung kompetisi," ujarnya dalam rilis yang diterima, Rabu (12/11/2025).
Menurut dia, prestasi ini tidak hanya tentang kemampuan fisik dan teknik, tetapi juga mencerminkan nilai-nilai karakter yang dijunjung tinggi oleh Cyber University, yaitu disiplin, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Pencak silat, sebagai seni bela diri asli Indonesia, menjadi wadah pembentukan karakter dan identitas budaya yang perlu terus dilestarikan dan dikembangkan oleh generasi muda.
Cyber University sebagai The First Fintech University in Indonesia menegaskan komitmennya dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul di bidang teknologi, tetapi juga memiliki karakter yang kuat dan berperan aktif dalam pelestarian budaya di era digital.
"Keberhasilan Wira dan Raihan diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk terus berprestasi dan berkontribusi positif, mengharumkan nama kampus dan bangsa. Prestasi di bidang non-akademik ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Cyber University mampu bersaing di berbagai bidang," kata Feta.
Peran Pencak Silat dalam Pembentukan Karakter
Pencak silat bukan hanya sekadar olahraga, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter yang kuat. Nilai-nilai seperti ketekunan, kesabaran, dan kepercayaan diri sering kali dipupuk melalui latihan yang berkelanjutan. Dalam konteks pendidikan, hal ini sangat penting untuk menumbuhkan kepribadian yang tangguh dan siap menghadapi tantangan hidup.
- Pencak silat mengajarkan disiplin dan tanggung jawab.
- Teknik-teknik dasar yang diajarkan membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus.
- Kompetisi seperti Karawang Championship 2025 memberikan pengalaman nyata untuk melatih mental dan kepercayaan diri.
Kepedulian Cyber University terhadap Budaya Lokal
Sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen pada inovasi dan teknologi, Cyber University juga memiliki perhatian besar terhadap pelestarian budaya lokal. Hal ini terlihat dari dukungan penuh yang diberikan kepada para mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga dan kebudayaan.
- Cyber University menyediakan fasilitas dan program yang mendukung pengembangan bakat siswa.
- Partisipasi dalam kompetisi nasional seperti Karawang Championship 2025 menjadi bagian dari strategi pengembangan karakter.
- Pihak kampus mengajak mahasiswa untuk menjaga nilai-nilai budaya bangsa sekaligus menunjukkan eksistensi mereka di kancah nasional.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan prestasi yang diraih oleh Wira dan Raihan, Cyber University berharap bisa menjadi contoh bagi universitas-universitas lain di Indonesia. Kombinasi antara pengetahuan teknologi dan karakter yang kuat menjadi fondasi utama dalam membentuk lulusan yang berkualitas dan berkontribusi positif bagi masyarakat.
- Cyber University ingin menjadi model pendidikan yang holistik.
- Mahasiswa diharapkan mampu bersaing di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik.
- Pelestarian budaya dan pengembangan teknologi menjadi dua pilar utama dalam visi kampus.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar