Marcos Santos Percaya Kalahkan Arema di GBT!

Persiapan Matang Arema FC Menghadapi Derby Jatim


Marcos Santos, pelatih Arema FC, mengungkapkan bahwa pertandingan melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) akan menjadi laga yang sangat berat. Baik Arema FC maupun Persebaya Surabaya sama-sama tidak ingin kalah, namun Marcos tetap percaya diri bahwa timnya mampu meraih kemenangan dalam laga panas bertajuk Derby Jatim tersebut.

Menurut Marcos, persiapan yang cukup panjang menjadi modal penting bagi skuad Singo Edan untuk tampil maksimal. Setelah menghadapi Persija Jakarta pada 7 November lalu, Arema FC memiliki jeda dua pekan yang sangat berharga untuk memperbaiki kondisi fisik dan mental pemain. Ia menilai jeda tersebut seperti napas baru bagi tim yang sedang berupaya bangkit dari tren kurang memuaskan.

Dalam empat laga kandang terakhir, Arema FC belum merasakan kemenangan, dan situasi ini membuat para pemain sempat diliputi kekecewaan. Namun kini suasana di ruang ganti perlahan membaik seiring meningkatnya semangat bertarung para penggawa Singo Edan. Marcos dan tim pelatih memanfaatkan waktu libur kompetisi dengan baik untuk mengembalikan motivasi sekaligus memperkuat kebugaran pemain.

Fokus utama saat ini bukan hanya pada taktik dan strategi, tetapi juga pada pemulihan mental para pemain. Marcos memahami pentingnya keseimbangan antara fisik dan psikologis agar timnya bisa tampil penuh determinasi di GBT. “Dengan persiapan panjang ini kami berharap bisa kembali meraih kemenangan di laga berikutnya,” kata Marcos dengan nada yakin.

Ia percaya, kemenangan atas Persebaya Surabaya bisa menjadi titik balik kebangkitan Arema FC di sisa musim ini. Program latihan yang diterapkan Marcos tergolong intens namun terukur. Ia membagi latihan ke dalam dua aktivitas berbeda untuk menjaga keseimbangan antara daya tahan tubuh dan kekuatan otot pemain.

Latihan pertama berfokus pada peningkatan endurance di lapangan agar para pemain mampu tampil konsisten sepanjang pertandingan. Sementara sesi kedua dilakukan di pusat kebugaran untuk memperkuat power dan stabilitas tubuh setiap pemain. Pelatih berlisensi Pro Entrenador CONMEBOL itu juga memastikan para pemain yang sempat absen sudah menunjukkan perkembangan positif.

Ian Puleio dan Arkhan Fikri yang sebelumnya mengalami masalah kebugaran kini mulai pulih dan berpotensi kembali ke skuad utama. Sementara winger cepat Paulinho Moccelin yang sempat turun di babak kedua saat menghadapi Persija juga disebut sudah lebih bugar. Tim medis Arema FC terus memantau kondisi seluruh pemain agar bisa tampil dalam performa terbaik di laga kontra Persebaya Surabaya.

Selain cedera, beberapa pemain sempat mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan dan flu ringan. Marcos mengungkapkan, dengan perawatan intensif dari tim dokter, sebagian besar pemain kini sudah kembali fit dan siap tempur. Ia menegaskan, tidak ada alasan untuk tampil setengah hati dalam pertandingan bergengsi melawan Persebaya Surabaya. Bagi Marcos, laga di GBT bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal harga diri dan kebanggaan Arema FC.

“Beruntung kami punya banyak waktu sebelum melawan Persebaya Surabaya,” ujar Marcos penuh semangat. Arema FC kini mengoleksi 15 poin dari 11 pertandingan dengan catatan empat kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan. Rata-rata poin yang diraih Marcos musim ini berada di angka 1,36, hasil yang masih bisa ditingkatkan jika tim mampu tampil konsisten.

Meski statistik belum terlalu mencolok, Marcos menilai timnya memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Ia percaya proses yang sedang dijalani para pemain akan berbuah hasil manis dalam waktu dekat. Marcos dikenal sebagai pelatih dengan filosofi permainan pragmatis namun disiplin. Formasi favoritnya, 4-3-3 defending, menekankan keseimbangan antara soliditas lini belakang dan efektivitas serangan balik cepat.

Gaya tersebut diyakini cocok untuk menghadapi Persebaya Surabaya yang dikenal agresif saat bermain di kandang sendiri. Arema FC akan mengandalkan kecepatan sayap dan efektivitas transisi untuk menekan pertahanan lawan. Marcos juga tak ingin timnya kehilangan fokus di tengah atmosfer panas Derby Jatim. Ia meminta para pemain bermain dengan kepala dingin dan memaksimalkan setiap peluang yang ada.

Persiapan taktik untuk melawan Persebaya Surabaya akan dimatangkan mulai Senin, 17 November mendatang. Marcos memastikan seluruh aspek teknis dan strategi akan dibahas secara detail demi meraih hasil maksimal di GBT. Meski laga diprediksi berlangsung sengit, Arema FC datang dengan rasa percaya diri tinggi. Para pemain bertekad membuktikan kebangkitan mereka sekaligus memberi hadiah kemenangan untuk Aremania.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan