
Persiapan Matang untuk Derby Jatim
Marcos Santos, pelatih Arema FC, melihat laga melawan Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) bakal berjalan alot. Masing-masing tim tidak ingin kalah, namun pelatih asal Brasil itu tetap optimistis timnya bisa meraih kemenangan di laga panas bertajuk Derby Jatim tersebut pada Sabtu, (22/11/2025).
Waktu Persiapan yang Panjang
Pelatih asal Brasil itu menilai, waktu persiapan yang cukup panjang menjadi modal penting bagi skuad Singo Edan untuk tampil maksimal. Setelah menghadapi Persija Jakarta pada 7 November lalu, Arema FC punya jeda dua pekan yang sangat berharga untuk memperbaiki kondisi fisik dan mental pemain.
Jeda tersebut seperti napas baru bagi timnya yang sedang berupaya bangkit dari tren kurang memuaskan. Dalam empat laga kandang terakhir, Arema FC belum merasakan kemenangan dan situasi itu membuat para pemain sempat diliputi kekecewaan. Namun kini suasana di ruang ganti perlahan membaik seiring meningkatnya semangat bertarung para penggawa Singo Edan.
Fokus pada Pemulihan Mental
Marcos dan tim pelatih memanfaatkan waktu libur kompetisi dengan baik untuk mengembalikan motivasi sekaligus memperkuat kebugaran pemain. Menurutnya, fokus utama saat ini bukan hanya pada taktik dan strategi, tetapi juga pada pemulihan mental para pemain. Ia memahami pentingnya keseimbangan antara fisik dan psikologis agar timnya bisa tampil penuh determinasi di GBT.
“Dengan persiapan panjang ini kami berharap bisa kembali meraih kemenangan di laga berikutnya,” kata Marcos dengan nada yakin. Ia percaya, kemenangan atas Persebaya Surabaya bisa menjadi titik balik kebangkitan Arema FC di sisa musim ini.
Program Latihan yang Intensif
Program latihan yang diterapkan Marcos juga tergolong intens namun terukur. Ia membagi latihan ke dalam dua aktivitas berbeda untuk menjaga keseimbangan antara daya tahan tubuh dan kekuatan otot pemain. Latihan pertama berfokus pada peningkatan endurance di lapangan agar para pemain mampu tampil konsisten sepanjang pertandingan. Sementara sesi kedua dilakukan di pusat kebugaran untuk memperkuat power dan stabilitas tubuh setiap pemain.
Kondisi Pemain yang Membaik
Pelatih berlisensi Pro Entrenador CONMEBOL itu juga memastikan para pemain yang sempat absen sudah menunjukkan perkembangan positif. Ian Puleio dan Arkhan Fikri yang sebelumnya mengalami masalah kebugaran kini mulai pulih dan berpotensi kembali ke skuad utama. Sementara winger cepat Paulinho Moccelin yang sempat turun di babak kedua saat menghadapi Persija juga disebut sudah lebih bugar.
Tim medis Arema FC terus memantau kondisi seluruh pemain agar bisa tampil dalam performa terbaik di laga kontra Persebaya Surabaya. Selain cedera, beberapa pemain sempat mengalami gangguan kesehatan akibat kelelahan dan flu ringan. Marcos mengungkapkan, dengan perawatan intensif dari tim dokter, sebagian besar pemain kini sudah kembali fit dan siap tempur.
Semangat Tinggi untuk Laga Derby
Ia menegaskan, tidak ada alasan untuk tampil setengah hati dalam pertandingan bergengsi melawan Persebaya Surabaya. Bagi Marcos, laga di GBT bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga soal harga diri dan kebanggaan Arema FC. “Beruntung kami punya banyak waktu sebelum melawan Persebaya Surabaya,” ujar Marcos penuh semangat.
Arema FC kini mengoleksi 15 poin dari 11 pertandingan dengan catatan empat kemenangan, tiga imbang, dan empat kekalahan. Rata-rata poin yang diraih Marcos musim ini berada di angka 1,36, hasil yang masih bisa ditingkatkan jika tim mampu tampil konsisten.
Filosofi Permainan Pragmatis
Meski statistik belum terlalu mencolok, Marcos menilai timnya memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Ia percaya proses yang sedang dijalani para pemain akan berbuah hasil manis dalam waktu dekat. Marcos dikenal sebagai pelatih dengan filosofi permainan pragmatis namun disiplin. Formasi favoritnya, 4-3-3 defending, menekankan keseimbangan antara soliditas lini belakang dan efektivitas serangan balik cepat.
Gaya tersebut diyakini cocok untuk menghadapi Persebaya Surabaya yang dikenal agresif saat bermain di kandang sendiri. Arema FC akan mengandalkan kecepatan sayap dan efektivitas transisi untuk menekan pertahanan lawan. Marcos juga tak ingin timnya kehilangan fokus di tengah atmosfer panas Derby Jatim. Ia meminta para pemain bermain dengan kepala dingin dan memaksimalkan setiap peluang yang ada.
Persiapan Taktik yang Matang
Persiapan taktik untuk melawan Persebaya Surabaya akan dimatangkan mulai Senin, 17 November mendatang. Marcos memastikan seluruh aspek teknis dan strategi akan dibahas secara detail demi meraih hasil maksimal di GBT. Meski laga diprediksi berlangsung sengit, Arema FC datang dengan rasa percaya diri tinggi. Para pemain bertekad membuktikan kebangkitan mereka sekaligus memberi hadiah kemenangan untuk Aremania.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar