Derbi Brasil di Laga Persija Jakarta vs Arema FC

Pertandingan antara Persija Jakarta dan Arema FC dalam laga pekan ke-12 Super League 2025/2026 akan menjadi pertarungan yang sangat menarik. Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, mengaku sangat antusias menghadapi laga ini karena adanya unsur Derbi Brasil di dalamnya. Ia berkomitmen untuk memberikan kemenangan bagi Macan Kemayoran.
Laga ini akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Malang pada Sabtu (8/11) sore pukul 15.30 WIB. Meski tergolong sebagai pertandingan biasa, pertemuan antara kedua tim ini memiliki nuansa unik karena banyak pemain asal Brasil yang bermain di masing-masing kubu.
Pemain Asing dari Brasil Dominasi Kedua Tim
Dari sisi Arema FC, jumlah pemain asing asal Brasil mencapai sembilan orang. Mereka tersebar di berbagai posisi, mulai dari kiper Frigeri, bek Odivan Koerich, Yann Motta, Luiz Gustavo, Matheus Blade, hingga gelandang Valdeci Moreira, Betinho, winger Paulo Moccelin, dan striker Dalberto Luan Belo. Selain itu, dua pemain asing lainnya berasal dari negara Amerika Selatan, yaitu Julian Guevara (Kolombia) dan Ian Pulelo (Argentina).
Sementara di sisi Persija Jakarta, sepuluh dari total sebelas kuota pemain asing berasal dari Brasil. Di lini belakang, ada Carlos Eduardo (kiper), Thales Lira (bek tengah), Alan Cardoso (bek kiri), dan Bruno Tubarao (bek kanan). Di barisan gelandang dan lini depan, terdapat Fabio Calonego, Van Basty Sousa (gelandang bertahan), Gustavo Franca (gelandang serang), Allano Lima, Maxwell Souza (winger), dan Gustavo Almeida (penyerang). Hanya Ryo Matsumura (Jepang) yang merupakan satu-satunya pemain asing Persija yang bukan dari Brasil.
Pelatih dari Brasil Juga Berkontribusi
Selain pemain, pelatih kedua tim juga berasal dari Brasil. Di Persija Jakarta, Mauricio Souza memimpin tim, sedangkan di Arema FC, Marcos Santos menjadi pelatih utama. Souza menyadari bahwa pertandingan ini memiliki nuansa Derbi Brasil, namun ia menegaskan bahwa tujuan utama adalah meraih kemenangan.
"Ya, memang ada banyak pemain Brasil di kedua tim. Pelatih mereka juga dari Brasil, Marcos Santos, dia pelatih yang bagus. Dia juga pria yang baik," ujar Souza di Persija Training Ground, seperti dikutip Jumat (7/11).
Namun, ia menekankan bahwa Persija datang ke Malang bukan untuk membentuk perkumpulan pemain dan pelatih Brasil, tetapi untuk mendapatkan tiga poin. "Kami datang ke sana untuk mendapatkan tiga poin. Aku tidak peduli mereka orang Brasil, Jerman, Amerika, Jepang, kami datang ke sana untuk mendapatkan tiga poin dan kami harus menang," jelas Souza.
Persiapan Tim Berjalan Mulus
Persiapan tim Persija Jakarta pun berjalan dengan baik. Nyaris semua pemain dalam kondisi fit dan siap dimainkan. Hanya tiga pemain yang absen, yaitu Rayhan Hannan, Ryo Matsumura, dan Gustavo. Situasi ini mirip dengan pertandingan sebelumnya, sehingga Souza yakin bahwa Persija dapat meraih tiga angka melawan Arema FC.
"Persiapan semuanya berjalan baik-baik saja. Kita telah menganalisa lawan. Semuanya berjalan baik-baik saja," kata Souza.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar