Kritik terhadap Proses Pemilihan Presiden FIA
Mantan steward FIA yang dipecat pada November lalu, mengungkapkan kekecewaannya terhadap proses pemilihan presiden FIA 2025. Ia menyatakan bahwa ia ingin mencalonkan diri sebagai kandidat, karena menilai Ben Sulayem tidak memenuhi janjinya. Namun, upaya pencalonannya dibatasi oleh aturan yang mewajibkan setiap kandidat untuk menyertakan daftar calon wakil presiden olahraga dari keenam wilayah global FIA.
Dalam daftar dewan dunia, hanya ada satu perwakilan dari Amerika Selatan, yaitu Fabiana Ecclestone dari Brasil, istri dari Bernie Ecclestone, yang sebelumnya telah menyatakan dukungan untuk Ben Sulayem. Hal ini berarti pengusaha Uni Emirat Arab akan memasuki masa jabatan kedua sebagai presiden setelah terpilih pada 2021, dengan aturan yang menghalangi kandidat lain untuk mencalonkan diri.
Mayer secara tegas menyatakan bahwa proses ini tidak demokratis, seperti yang ia sampaikan kepada media di Austin menjelang Grand Prix Amerika Serikat akhir pekan ini. "Hanya akan ada satu kandidat, yaitu sang petahana," ujarnya. "Itu bukan demokrasi. Itu adalah ilusi demokrasi."
Ia menyoroti bahwa selama kampanye FIA Forward, pihaknya berbicara tentang keadilan, reformasi, dan integritas, untuk mengembalikan FIA kepada para anggotanya. Namun, hasil pemilihan ini dan proses yang cacat membuktikan seberapa jauh FIA telah melenceng dari cita-cita tersebut.
Masalah Representasi Regional
Mayer juga mengungkapkan kekhawatirannya terhadap jumlah anggota yang memenuhi syarat, yang berkurang dari 40 orang pada 2021 menjadi 29 orang untuk 2025. Ia bertanya-tanya apa yang berubah, apakah klub-klub anggota tiba-tiba kehilangan minat untuk membentuk olahraga ini, atau apakah mereka dibujuk, ditekan, atau dijanjikan sesuatu yang tidak sesuai.
Ia mencontohkan Amerika Selatan, yang memiliki antusiasme besar terhadap motorsport, namun hanya ada satu kandidat yang muncul. Meskipun Fabiana Ecclestone memiliki hubungan erat dengan motorsport Brasil, Mayer mengungkapkan bahwa pesan yang sama datang berkali-kali saat ia melakukan perjalanan ke wilayah tersebut. Motorsport di Brasil bukanlah tipikal motorsport di seluruh Amerika Selatan, tetapi tidak ada klub lain yang memilih untuk mencalonkan seseorang.
Di Afrika, wilayah yang terdiri dari 22 klub di 47 negara, hanya ada dua kandidat yang muncul, keduanya menyatakan diri sebagai pendukung presiden. Amina Mohammed dari Kenya adalah seorang diplomat yang dihormati, tetapi bukan seorang organisator motorsport seumur hidup. Rodrigo Roja diizinkan untuk ikut serta karena acara e-sports yang ditambahkan ke dalam kalender olahraga internasional bulan lalu melalui e-vote, sebuah acara yang tampaknya tidak pernah terjadi.
Tantangan dalam Tata Kelola Olahraga
Mayer merujuk pada Utrecht School of Governance, yang melakukan studi tentang FIA. Sekolah ini memberikan skor 45 persen pada indeks pengamat tata kelola olahraga, yang menempatkan FIA di antara federasi-federasi yang telah mengadopsi ornamen formal tata kelola modern, tetapi tidak memiliki kebijakan dan perlindungan institusional yang kuat.
"Tata kelola FIA secara struktural memusatkan kekuasaan di kantor presiden dan akuntabilitas tetap terbatas dalam sistem di mana presiden melakukan kontrol yang menentukan," ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa serangkaian pelanggaran etika telah dilakukan dalam proses pemilihan ini, dan ia telah mengajukan sejumlah keluhan etika. Masa jabatan Ben Sulayem bukannya tanpa kontroversi, mulai dari upaya untuk menindak sumpah serapah para pengemudi hingga mengedepankan sistem di mana pengaduan etika ditangani secara internal.
Tanggapan dari FIA
FIA telah menanggapi klaim Mayer dengan menyatakan bahwa pemilihan presiden FIA adalah proses yang terstruktur dan demokratis, untuk memastikan keadilan dan integritas di setiap tahap. Persyaratan untuk pemilihan FIA 2025, termasuk tenggat waktu yang relevan dan kriteria kelayakan untuk daftar presiden dan dewan dunia, ditentukan dalam statuta FIA dan peraturan internal, yang tersedia untuk umum di situs web FIA.






Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar