Menteri Kesehatan Dihakimi Soal Pegawai Buncit: Wamen Kurus, Ajak Lari

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa obesitas menjadi salah satu masalah utama yang berkontribusi pada berbagai penyakit di Indonesia. Mulai dari diabetes hingga tekanan darah tinggi, kondisi ini menunjukkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan masyarakat.

Saat diwawancarai oleh para wartawan mengenai banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kemenkes yang mengalami obesitas, Menkes menjawab dengan santai. Ia menyatakan bahwa semua pegawai Kemenkes seharusnya memiliki tubuh yang kurus seperti para wakil menterinya.

Wakil Menteri Kesehatan saat ini adalah Dante Saksono dan Benjamin Paulus Oktavianus. Menkes mengatakan bahwa kedua wakilnya memiliki bentuk tubuh yang ideal dan bisa menjadi contoh bagi seluruh pegawai.

“Iya itu tuh. Makanya nanti sama Wamennya diajak lari, gitu kan. Wamennya kurus-kurus soalnya. Wamennya sekarang sudah cocok, ya,” ujar Budi saat menjawab pertanyaan wartawan di Kantor Kemenkes, Jakarta pada Rabu (12/11).

Selain itu, dalam peringatan ke-61 Hari Kesehatan Nasional, Menkes menekankan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah menjaga kesehatan masyarakat Indonesia. Ia menyebutkan bahwa dari 280 juta penduduk Indonesia, sebagian besar adalah orang-orang yang sehat.

“Dari 280 juta rakyat kita, yang sehat mungkin lebih dari 240-250 juta. Otomatis yang kita urus harus yang banyak itu,” kata dia.

Ia juga menyoroti bahwa sering kali masyarakat hanya fokus pada penderita penyakit, yaitu sekitar 20-30 juta orang, sementara melewatkan perhatian pada sebagian besar penduduk yang sehat, yaitu sekitar 250-260 juta orang.

“Kadang-kadang kita lupa. Kita hanya ngobatin yang sakit, yang 20 juta, 30 juta, tapi kita lupa nih yang 250 juta, 260 juta sehat itu, harus dijaga jangan sampai sakit,” sambungnya.

Menkes mengajak kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dan rutin melakukan pemeriksaan kesehatan. Ia menjelaskan bahwa hidup sehat tidak sulit.

“Gampang kok hidup sehat itu seperti tadi saya sampaikan, makannya diatur, tidurnya diatur, pikirannya positif terus, dan juga enggak boleh berhenti bergerak atau olahraga,” ungkapnya.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan