
Presiden Prabowo Subianto Pertama Kali Membacakan Teks Proklamasi
\nPada upacara peringatan detik-detik proklamasi kemerdekaan Indonesia yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (18/7/2025), Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menjadi presiden pertama yang secara langsung membacakan teks proklamasi. Peristiwa ini menjadi salah satu hal unik yang membedakan upacara tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
\nSebelum pembacaan teks proklamasi dimulai, suara sirene dan dentuman meriam hampa sebanyak 17 kali terdengar sebagai tanda peringatan detik-detik proklamasi. Setelah itu, Presiden Prabowo Subianto berdiri dengan sikap tegap dan mulai membacakan teks proklamasi. Teks proklamasi ini sebelumnya telah dikirab dari Cawan Monumen Nasional (Monas) menuju Istana Merdeka bersamaan dengan pengibaran bendera Merah Putih.
\nKetua Harian Partai Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, yang turut hadir dalam upacara tersebut, mengonfirmasi bahwa ini adalah pertama kalinya Presiden Prabowo membacakan teks proklamasi dalam perayaan HUT RI ke-80.
\n"Inspektur upacara biasanya membaca teks proklamasi, tapi ini baru pertama kali Presiden Prabowo melakukan pembacaan di ulang tahun ke-80 kemerdekaan," jelas Dasco usai upacara.
\nSelain itu, Dasco juga menjelaskan pakaian adat yang dikenakan oleh Presiden selama upacara. Dalam upacara pengibaran bendera, Prabowo mengenakan beskap Melayu berwarna kuning muda. Sedangkan saat upacara penurunan bendera, ia kembali menggunakan beskap berwarna biru dongker, lengkap dengan hiasan kepala Tanjak Melayu.
\nPembacaan Teks Proklamasi Selama Beberapa Tahun Terakhir
\nMeskipun pembacaan teks proklamasi bukanlah hal baru dalam upacara kenegaraan, biasanya teks tersebut dibacakan oleh orang-orang yang berbeda setiap tahunnya. Tidak selalu presiden yang menjadi pembacanya, melainkan perwakilan dari DPR RI, MPR RI, atau DPD RI yang bergantian setiap tahun.
\nContohnya, pada tahun 2024, saat upacara digelar di Ibu Kota Nusantara (IKN), teks proklamasi dibacakan oleh Ketua DPR RI Puan Maharani. Sementara itu, pada tahun 2023, teks proklamasi dibacakan oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo. Di tahun 2022, pembacaannya dilakukan oleh Ketua DPD La Nyalla Mattalitti.
\nBerikut ini adalah daftar pembaca teks proklamasi dari tahun ke tahun, mulai dari tahun 2004:
\n- \n
- 17 Agustus 2004: Ketua MPR RI Amien Rais \n
- 17 Agustus 2005: Ketua MPR Hidayat Nur Wahid \n
- 17 Agustus 2006: Ketua DPR RI Agung Laksono \n
- 17 Agustus 2007: Ketua DPD RI Ginanjar Kartasasamita \n
- 17 Agustus 2008: Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid \n
- 17 Agustus 2009: Ketua DPR RI Agung Laksono \n
- 17 Agustus 2010: Ketua DPD RI Irman Gusman \n
- 17 Agustus 2011: Ketua MPR RI Taufik Kiemas \n
- 17 Agustus 2012: Ketua DPR RI Mazuki Alie \n
- 17 Agustus 2013: Ketua DPD RI Irman Gusman \n
- 17 Agustus 2014: Ketua MPR RI Sidarto Danusubroto \n
- 17 Agustus 2015: Ketua DPR RI Setya Novanto \n
- 17 Agustus 2016: Ketua DPD RI Irman Gusman \n
- 17 Agustus 2017: Ketua MPR RI Zulkifli Hasan \n
- 17 Agustus 2018: Ketua DPR RI Bambang Soesatyo \n
- 17 Agustus 2019: Ketua DPD RI Oesman Sapta Odang (OSO) \n
- 17 Agustus 2020: Ketua MPR RI Bambang Soesatyo \n
- 17 Agustus 2021: Ketua DPR RI Puan Maharani \n
- 17 Agustus 2022: Ketua DPD RI La Nyalla Mattalitti \n
- 17 Agustus 2023: Ketua MPR RI Bambang Soesatyo \n
- 17 Agustus 2024: Ketua DPR RI Puan Maharani \n
- 17 Agustus 2025: Presiden RI Prabowo Subianto \n
Dengan demikian, Presiden Prabowo Subianto menjadi presiden pertama yang secara langsung membacakan teks proklamasi dalam upacara peringatan HUT RI ke-80. Hal ini menandai momen penting dalam sejarah pelaksanaan upacara kenegaraan di Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar