
aiotrade.CO.ID - JAKARTA.
PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) atau SSPACE mengumumkan peluncuran Cinemagenda, sebuah Intellectual Property (IP) yang menjadi bagian dari rangkaian Jogja Asian Film Festival (JAFF) Market. Proyek ini menandai langkah strategis perusahaan dalam memperkuat ekosistem perfilman Indonesia melalui inovasi dan kolaborasi.
Cinemagenda hadir sebagai platform kurasi, edukasi, serta promosi film yang menggabungkan insight kreatif dengan kekuatan jaringan media. Direktur Kreatif Era Media Sejahtera Irfan Handoko menjelaskan bahwa platform ini bertujuan untuk menciptakan pengalaman baru bagi masyarakat dalam menikmati dan menonton film.
“Dengan memanfaatkan aset media yang kami miliki, kami ingin menghadirkan pengalaman baru dalam menikmati dan menonton film,” ujarnya dalam keterangan resmi. Aset media yang digunakan oleh SSPACE mencakup berbagai kanal digital seperti TV Kereta di Jabodetabek dan kanal Instagram. Dengan demikian, Cinemagenda tidak hanya menjadi wadah informasi, tetapi juga menjadi sarana promosi yang efektif.
Sebagai bagian dari penguatan ekosistem perfilman, Cinemagenda juga meluncurkan program CIA (Cinemagenda Agents), yang merupakan pelatihan bagi komunitas muda untuk meningkatkan kemampuan analisis film secara objektif. Program ini dirancang untuk memberikan perspektif independen terhadap film-film Indonesia yang tayang di bioskop.
“Para CIA akan berperan memberikan perspektif independen terhadap film-film Indonesia yang tayang di bioskop, sekaligus menjadi katalis pertumbuhan apresiasi sinema nasional,” kata Irfan. Dengan adanya CIA, diharapkan dapat mendorong generasi muda untuk lebih memahami dan menghargai karya-karya lokal.
DOOH adalah perusahaan yang bergerak di bidang periklanan digital luar ruang alias Digital Out-Of-Home (DOOH) dan teknologi periklanan dengan merek SSPACE. Perusahaan ini telah menggunakan berbagai teknologi canggih, termasuk kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/ AI), untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pemasaran.
Beberapa inisiatif DOOH mencakup pemanfaatan data dan analitik untuk memahami perilaku konsumen, sehingga iklan yang ditampilkan lebih relevan dan efektif. Selain itu, DOOH juga aktif dalam membangun hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan, baik dari kalangan industri maupun akademis, guna mendukung perkembangan ekosistem digital di Indonesia.
Dalam konteks yang lebih luas, peluncuran Cinemagenda menunjukkan komitmen DOOH untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Melalui proyek ini, DOOH tidak hanya berfokus pada bisnis periklanan, tetapi juga ingin berkontribusi dalam memajukan budaya dan seni, khususnya dalam dunia perfilman.
Adapun, DOOH juga terus mengembangkan infrastruktur digitalnya untuk memastikan layanan yang diberikan selalu up-to-date dan sesuai dengan kebutuhan pasar. Hal ini mencakup peningkatan kapasitas teknologi, peningkatan kualitas konten, serta penguatan kerja sama dengan mitra strategis.
Dengan berbagai inisiatif yang dilakukan, DOOH menunjukkan visinya untuk menjadi pemain utama dalam industri periklanan digital dan sekaligus menjadi agen perubahan positif dalam masyarakat. Cinemagenda menjadi salah satu contoh nyata dari upaya tersebut, yang diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan bagi dunia perfilman Indonesia.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar