Pengumuman Pensiun Terence Crawford
Petinju asal Amerika Serikat, Terence Crawford, mengumumkan pensiun dari dunia tinju. Keputusan ini diambil meskipun dirinya masih menjadi juara di beberapa divisi tinju kelas menengah super.
Crawford, yang dikenal dengan julukan Bud, telah mencapai prestasi luar biasa selama kariernya. Ia berhasil menjadi juara di lima divisi tinju yang berbeda, yaitu kelas welter super, welter, ringan super, dan ringan. Rekor ini menjadikannya satu-satunya petinju di era modern yang mampu meraih gelar juara di lima divisi berbeda.
Keputusan untuk pensiun disampaikan melalui video yang diunggah di akun media sosial pribadinya. Dalam video tersebut, Crawford menyampaikan bahwa ia tidak pensiun karena kehabisan semangat, tetapi karena ia sudah memenangkan pertarungan lainnya.
"Saya menyingkir dari kompetisi, bukan karena saya sudah selesai bertarung, tetapi karena saya memenangkan pertarungan lainnya," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa keputusannya ini bukanlah perpisahan, melainkan akhir dari satu pertarungan dan awal dari pertarungan yang lain. Keputusan ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Crawford baru saja mulai mendunia dalam beberapa tahun terakhir.
Pertandingan yang membuat namanya semakin dikenal adalah saat ia mengalahkan Saul Canelo Alvarez dalam pertandingan yang dianggap sebagai salah satu pertarungan besar terakhirnya. Pertandingan itu membuktikan bahwa Crawford memiliki kemampuan bertinju yang luar biasa, bahkan bisa mengajarkan cara bertinju kepada Canelo.
Setelah menjadi juara kelas menengah super, Crawford memutuskan untuk pensiun pada usia 38 tahun. Selain itu, ia juga sukses meraih gelar juara di empat divisi lainnya. Rekor ini menjadikannya salah satu petinju terbaik dalam sejarah tinju profesional.
Crawford memiliki rekor pertandingan yang sangat baik. Ia telah bertanding sebanyak 42 kali di kancah profesional dan berhasil meraih 31 kemenangan melalui KO. Beberapa petinju kelas atas yang pernah dikalahkannya antara lain Canelo Alvarez, Errol Spence Jr, dan Amir Khan.
Sebelum mengumumkan pensiun, Crawford sempat bersitegang dengan badan tinju dunia, WBC. Ia menolak membayar biaya yang dikenakan oleh WBC untuk mengakui pertarungan perebutan gelar kelas menengah super melawan Canelo Alvarez. Penolakan ini akhirnya membuat WBC mencopot Crawford dari daftar juara kelas menengah super versi mereka.
Namun, dengan keputusan pensiunnya, Crawford tidak lagi perlu khawatir tentang masalah dengan WBC. Keputusannya ini memberinya kesempatan untuk fokus pada hal-hal lain yang ingin ia lakukan setelah berkarier di dunia tinju.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar