
Pengembangan Kawasan Ekonomi Biru di Rawajitu Timur
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulangbawang membuka peluang luas bagi para investor untuk terlibat dalam pengembangan kawasan ekonomi biru terintegrasi di Kecamatan Rawajitu Timur. Proyek ini akan menjadi salah satu inisiatif utama untuk memperkuat perekonomian daerah dan menjaga ketahanan pangan.
Pengembangan kawasan eks tambak udang Dipasena ini direncanakan dimulai pada tahun 2026 mendatang. Bupati Tulangbawang Qudratul Ikhwan menjelaskan bahwa kawasan ekonomi biru yang akan dikembangkan tersebut diharapkan menjadi pusat ekonomi baru yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat setempat.
"Kawasan ekonomi biru ini diharapkan dapat menjadi pusat ekonomi baru yang mampu menjaga ketahanan pangan daerah," ujar Bupati Qudratul Ikhwan dalam ekspose akhir tahun yang berlangsung di Aula Utama kantor Bupati Tulangbawang, Selasa (30/12/2025).
Kawasan ini juga telah mendapatkan dukungan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung dengan rencana pembangunan pelabuhan di kawasan tersebut. Selain itu, pengembangan kawasan ekonomi biru ini telah melalui uji kelayakan dari Universitas Islam Indonesia (UII), sehingga menunjukkan bahwa proyek ini memiliki dasar yang kuat.
Fokus pada Sektor Pertanian, Perikanan, dan Peternakan
Di kawasan ekonomi biru ini, nantinya akan menjadi pusat pengembangan sektor peternakan, perikanan, dan pertanian. Untuk mendukung penuh pengembangan kawasan ini, Pemkab Tulangbawang telah menyediakan lahan dan dukungan teknis seperti perizinan untuk para investor.
Bupati Qudratul Ikhwan menjelaskan bahwa untuk tahap awal selama lima tahun pertama, Pemkab akan memberikan lahan secara gratis kepada investor. Namun, untuk tahap selanjutnya, penyesuaian akan dilakukan sesuai dengan regulasi yang sedang dipersiapkan.
"Selama tidak menyalahi aturan, kita permudah proses perizinan," tutur Bupati Qudratul Ikhwan.
Menurut Bupati, pengembangan kawasan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat ekonomi pesisir dan mendukung visi pembangunan Tulangbawang Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Peran Pemprov Lampung dalam Pembangunan Pelabuhan
Peran Pemprov Lampung dalam pengembangan kawasan ekonomi biru ini adalah pembangunan pelabuhan. Keberadaan pelabuhan dinilai sangat penting untuk memperkuat sistem logistik dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di kawasan pesisir.
"Untuk pembangunan pelabuhan ini kami sudah bahas dengan Pemprov Lampung. Kawasan ini nanti bukan hanya untuk Tulangbawang, tapi juga jadi kebanggaan provinsi Lampung," paparnya.
Bupati Qudratul menegaskan bahwa pembangunan pelabuhan sangat strategis untuk memperkuat rantai pasok ekonomi biru. Sekaligus mendukung pengembangan kawasan pesisir sebagai pusat ketahanan pangan serta pertumbuhan ekonomi baru di timur Sumatera bagian selatan.
Penjelasan Wakil Bupati tentang Potensi Kawasan
Wakil Bupati Tulangbawang Hankam Hasan menambahkan bahwa pengembangan kawasan ekonomi biru ini dimulai dari Rawajitu Timur karena potensinya yang sangat besar. Faktor kawasan pertambakan, sektor kelautan dan perikanan serta infrastruktur ada disana dinilai sangat memadai untuk pengembangan kawasan ekonomi biru ini.
Wabup Hankam Hasan mengutarakan, pengembangan kawasan ekonomi biru ini akan dimulai dengan peningkatan infrastruktur konektivitas, revitalisasi kawasan tambak udang, peningkatan produktivitas pertanian, peternakan dan perikanan.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar