Pengguna kereta api bandara Medan meningkat 33,4 persen

admin.aiotrade 15 Jan 2026 2 menit 9x dilihat
Pengguna kereta api bandara Medan meningkat 33,4 persen

Pertumbuhan Pengguna KA Srilelawangsa di Kota Medan

Jumlah pengguna Kereta Api Bandara Srilelawangsa di Kota Medan pada tahun 2025 mengalami peningkatan signifikan. Totalnya mencapai 4,1 juta orang atau meningkat sebesar 33,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu 2024 yang hanya mencatat 3 juta penumpang. Peningkatan ini menunjukkan bahwa masyarakat semakin mempercayakan perjalanan mereka kepada transportasi publik berbasis rel.

AioTrade Autopilot
🔥 SPONSOR

TRADING OTOMATIS 24 JAM TANPA RIBET

Aiotrade adalah alat bantu trading autopilot nonstop di market SPOT Binance & Bitget
(Next: OKX, Tokocrypto & Saham)

Bukan FUTURE. Bukan Judi. Bukan Tebak-tebakan.
CARA KERJA (Real)
  • Harga Turun 1% → BELI OTOMATIS
  • Harga Naik 1.2% → JUAL OTOMATIS
  • Profit 1 siklus = 1.2%
  • Mengulang selama market bergerak
KEUNGGULAN UTAMA
  • Anti Loss & SPOT Market (Aman)
  • LEGAL & Terdaftar BAPPEBTI
  • Tanpa emosi, pantau chart otomatis
  • Tidur/Sibuk, transaksi tetap jalan

Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyampaikan bahwa pertumbuhan jumlah penumpang ini menjadi indikasi positif terhadap kepercayaan masyarakat terhadap KA Srilelawangsa sebagai moda transportasi andalan di Sumatera Utara. Menurutnya, kereta api ini tidak hanya digunakan untuk mobilitas perkotaan, tetapi juga menjadi akses utama menuju Bandara Internasional Kualanamu.

Pada tahun 2025, relasi Medan-Kualanamu mencatat sebanyak 1,5 juta penumpang, naik tajam dari 700 ribu penumpang pada tahun 2024. Sementara itu, relasi Medan-Binjai-Kualabingai juga mengalami pertumbuhan dengan total 2,5 juta penumpang, meningkat dari 2,3 juta penumpang pada tahun sebelumnya.

Upaya Optimalisasi dan Peningkatan Layanan

Porwanto menjelaskan bahwa PT Railink akan terus melakukan optimalisasi operasional serta peningkatan layanan KA Srilelawangsa. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari upaya mendukung sistem transportasi perkotaan yang terintegrasi dengan kereta api jarak jauh dan berkelanjutan di Sumatera Utara.

Selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru 2026 lalu, KA Srilelawangsa berhasil mengangkut 234.750 penumpang di wilayah Sumatera Utara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 106.040 penumpang tiba di Stasiun Medan, sedangkan sisanya melakukan perjalanan dari Kota Medan menuju Kota Binjai dan Bandara Internasional Kualanamu.

Untuk layanan relasi Medan-Binjai-Kualabingai, sebanyak 147.707 penumpang terangkut. Sementara itu, relasi Stasiun Medan menuju Stasiun Kualanamu mengangkut 87.043 penumpang. Angka ini merupakan hasil kesiapan operasional dan komitmen pelayanan selama masa libur akhir tahun.

Komitmen Terhadap Keamanan dan Kenyamanan

Porwanto menegaskan bahwa pihaknya memastikan seluruh layanan KA Srilelawangsa berjalan aman, nyaman, dan tepat waktu. Hal ini bertujuan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya para pengguna jasa penerbangan di Bandara Kualanamu.

KA Srilelawangsa adalah kereta api bandara yang dioperasikan oleh PT Railink. Kereta ini merupakan bagian dari program subsidi Public Service Obligation (PSO) di Sumatera Utara, yang bertujuan untuk memberikan akses transportasi yang terjangkau dan efisien bagi masyarakat.

Dengan peningkatan jumlah pengguna yang signifikan, KA Srilelawangsa telah membuktikan perannya sebagai salah satu moda transportasi yang sangat penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di kawasan Sumatera Utara.

Diskusi Pembaca (0)

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan informatif!

Tinggalkan Balasan