
Muscab VII BPC Himpunan Pengusaha Banjarmasin Berlangsung Penuh Semangat
Puluhan pelaku usaha dari berbagai sektor hadir dalam Musyawarah Cabang (Muscab) VII Badan Pengurus Cabang (BPC) Himpunan Pengusaha Banjarmasin Tahun 2025. Acara ini digelar di Hotel Calamus Rattan Inn, Sabtu (20/12/2025). Kegiatan ini menjadi momen penting untuk memperkuat konsolidasi pengusaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan yang inklusif dan berkelanjutan.
Suasana penuh semangat dan optimisme terasa sejak pembukaan acara. Para peserta aktif mengikuti rangkaian sidang Muscab, termasuk pembahasan program kerja 2026 yang berfokus pada pemberdayaan UMKM, penguatan kolaborasi investasi dengan pemerintah daerah, serta pemanfaatan teknologi digital guna meningkatkan daya saing usaha lokal di tingkat nasional hingga global.
Fokus pada Pemberdayaan UMKM dan Kolaborasi
Program kerja yang dibahas selama Muscab VII mencakup beberapa aspek penting. Salah satunya adalah pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), yang dianggap sebagai tulang punggung perekonomian daerah. Dengan fokus pada pemberdayaan, diharapkan UMKM dapat lebih mandiri dan mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.
Selain itu, penguatan kolaborasi antara pelaku usaha dan pemerintah daerah juga menjadi prioritas. Hal ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan bisnis yang kondusif dan mendukung inovasi serta pengembangan usaha. Teknologi digital juga menjadi salah satu aspek yang ditekankan, karena dianggap sebagai alat penting untuk meningkatkan efisiensi dan daya saing perusahaan lokal.
Proses Pemilihan Pengurus Baru yang Demokratis
Proses pemilihan pengurus baru BPC Himpunan Pengusaha Banjarmasin periode mendatang berlangsung tertib, demokratis, dan penuh harapan. Terpilihnya kepengurusan baru dinilai sebagai awal dari lahirnya kepemimpinan segar yang siap membawa organisasi lebih adaptif terhadap tantangan ekonomi ke depan.
Perwakilan pengusaha Banjarmasin, Apri Wilianto, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kebersamaan dalam membangun kekuatan ekonomi daerah. Ia menyampaikan apresiasi kepada pengurus terpilih Muscab VII BPC Himpunan Pengusaha Banjarmasin dan mengajak semua pihak untuk bekerja sama dalam menjadikan Banjarmasin sebagai pusat pengusaha tangguh yang berkontribusi nyata bagi kemajuan Kalimantan Selatan melalui ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Sinergi Antara Pelaku Usaha dan Pemerintah
Ia juga menekankan bahwa sinergi antara pelaku usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya merupakan kunci utama dalam menghadapi dinamika ekonomi nasional maupun global. Dengan kolaborasi yang baik, diharapkan dapat tercipta solusi-solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk menghadapi berbagai tantangan ekonomi.
Penutupan dengan Penganugerahan Penghargaan
Rangkaian acara Muscab VII ditutup dengan penyerahan plakat penghargaan kepada perwakilan pemerintah daerah serta para senior pengusaha yang dinilai berjasa dalam pengembangan dunia usaha di Banjarmasin. Kegiatan diakhiri dengan doa bersama sebagai simbol harapan dan komitmen kolektif untuk masa depan ekonomi daerah yang lebih kuat.
Panitia pelaksana optimistis, hasil Muscab VII ini akan menjadi pendorong akselerasi pertumbuhan usaha di Banjarmasin dan Kalimantan Selatan secara keseluruhan, sekaligus memperkuat peran pengusaha lokal sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi daerah.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar