Pengusaha Dekat Zelensky Diduga Terlibat Korupsi 100 Juta Dolar

Pengusaha Dekat Zelensky Diduga Terlibat Korupsi 100 Juta Dolar


Penyidik Kejaksaan Khusus Anti Korupsi Ukraina (SAPO) menuduh Timur Mindich, salah satu rekan dekat Presiden Volodymyr Zelensky, terlibat dalam skema korupsi berupa penerimaan suap senilai USD 100 juta. Penyidik mengungkap hal ini saat mereka menyelidiki kasus korupsi di sektor energi, meskipun negara itu sedang menghadapi tantangan berat akibat invasi Rusia. Mindich adalah salah satu pemilik Kvartal 95, sebuah studio yang didirikan oleh Zelensky sebelum ia terpilih sebagai presiden.

Menurut jaksa SAPO, Mindich disebut sebagai otak dari skema korupsi di sektor energi Ukraina. "Mindich mengawasi, mengontrol, mengakumulasi, mendistribusikan, dan melegalkan uang dari sektor energi Ukraina," kata seorang jaksa SAPO pada Selasa (11/11). Jaksa tersebut juga menyatakan bahwa Mindich menggunakan hubungan dan kedekatannya dengan Presiden Ukraina dalam aktivitas kriminalnya.

Di sisi lain, Badan Nasional Anti Korupsi Ukraina (NABU) juga menemukan adanya dugaan pencucian uang senilai USD 100 juta di sektor energi ini. "Para penyidik telah menahan lima orang, dan mencurigai tujuh orang lainnya," kata penyidik NABU. Mereka menambahkan bahwa di antara yang ditahan ada seorang pebisnis yang juga merupakan kepala organisasi kriminal.

Selain itu, SAPO juga menuduh Menteri Keadilan German Galushchenko, yang pernah menjabat sebagai Menteri Energi selama empat tahun, menerima keuntungan dari Mindich. Galushchenko berjanji untuk bekerja sama dalam proses peradilan ini, tetapi tidak memberikan komentar kepada media tentang keterlibatannya.


AFP mencoba meminta tanggapan dari Kvartal 95 terkait keterlibatan Mindich, tetapi belum mendapatkan respons. Operasi anti korupsi di sektor energi Ukraina dilakukan oleh NABU selama 15 bulan terakhir. Meski begitu, sektor energi ini menjadi target utama serangan Rusia sejak invasi pada 2022 silam.

Serangan Rusia dan kasus korupsi ini memicu kemarahan publik. Baru-baru ini, Rusia secara masif menggunakan drone untuk menyerang sumber-sumber energi Ukraina, menyebabkan kesulitan energi di negara tersebut. Terlebih, sektor energi sangat penting bagi warga Ukraina dalam menghadapi musim dingin.


Di tengah situasi yang kacau ini, Zelensky mendukung segala operasi anti korupsi, dan penindakan memang dibutuhkan. Ia juga meminta semua pejabat untuk bekerja sama dengan petugas anti-korupsi. Meski ia tidak secara langsung mengomentari keterlibatan Mindich.

Sementara itu, Kepala penyelidikan NABU, Oleksandr Abakumov, menyampaikan bahwa Mindich sudah kabur dari Ukraina sebelum operasi penangkapan terjadi. Hal ini menunjukkan bahwa kasus korupsi di sektor energi Ukraina masih terus diselidiki, dan potensi pelaku lainnya bisa saja muncul.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan