
Peresmian Jembatan Rangka Baja Air Lematang di Muara Enim
Pada hari Sabtu (20/12/2025), Gubernur Sumatera Selatan meresmikan Jembatan Rangka Baja Air Lematang di Kecamatan Empat Petulai Dangku, Kabupaten Muara Enim. Jembatan ini memiliki panjang 180 meter dan dirancang untuk menghubungkan Desa Pangkalan Babat dengan Desa Baturaja. Sebelumnya, warga setempat hanya menggunakan jembatan gantung yang berisiko dan tidak memadai.
Jembatan baru ini dibangun selama lima tahun, dari tahun 2021 hingga 2025, dengan total biaya mencapai Rp87,153 miliar. Dana pembangunan berasal dari APBD Kabupaten Muara Enim dan APBD Provinsi Sumatera Selatan. Biaya tersebut digunakan untuk berbagai komponen seperti abutment, pilar jembatan, rangka baja, serta oprit dan jalan menuju jembatan.
Fasilitas yang Mengubah Kehidupan Warga
Bupati Muara Enim H. Edison menyampaikan bahwa jembatan ini merupakan akses utama yang sangat penting bagi masyarakat perbatasan. Ia menekankan bahwa kehadiran jembatan ini akan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Jembatan ini menggantikan jembatan gantung lama yang digunakan sehari-hari oleh warga," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumsel atas dukungan yang diberikan sehingga proyek ini dapat terwujud. Menurut Bupati, jembatan ini bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat.
Konstruksi dan Pembiayaan
Jembatan Rangka Baja Air Lematang memiliki konstruksi kokoh dengan tiga bentang. Total panjangnya adalah 180 meter dan lebar 7 meter. Proyek ini dibagi dalam beberapa tahapan pembiayaan:
- Pembangunan abutment: Rp9,653 miliar dari APBD Kabupaten Muara Enim (2021–2022)
- Pilar jembatan: Rp15 miliar dari APBD Provinsi (Bangub 2023)
- Rangka baja dan bangunan atas: Rp30 miliar dari APBD Provinsi (BKBK 2024)
- Oprit dan jalan menuju jembatan: Rp32,5 miliar
Dengan konstruksi yang kuat dan luas, jembatan ini diharapkan mampu menopang arus lalu lintas yang semakin meningkat.
Manfaat Ekonomi dan Konektivitas
Gubernur Sumsel H. Herman Deru menegaskan bahwa kehadiran jembatan ini akan memberikan dampak positif pada perekonomian daerah. "Ini bukan hanya infrastruktur fisik, tetapi juga investasi jangka panjang untuk kesejahteraan masyarakat," katanya.
Menurut Gubernur, jembatan ini akan membuka peluang ekonomi baru, memperlancar arus barang dan jasa, serta memperkuat konektivitas antar kabupaten. Ia menilai bahwa kehadiran jembatan ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur daerah.
Harapan Masa Depan
Jembatan Rangka Baja Air Lematang resmi menjadi simbol kemajuan infrastruktur daerah sekaligus harapan baru bagi warga. Dengan adanya jembatan ini, masyarakat di daerah perbatasan diharapkan bisa lebih mudah mengakses layanan dan peluang ekonomi yang lebih baik.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar