Peluang Kolaborasi Lintas Negara dalam Pembangunan IKN
Perusahaan asal Belgia memiliki peluang besar untuk terlibat dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur. Hal ini terjadi seiring dengan terbukanya kerja sama yang lebih luas antara Belgia dan Indonesia. Kesempatan ini disampaikan oleh Duta Besar Belgia untuk Indonesia, H.E. Frank Leon L. Felix, saat melakukan kunjungan langsung ke sejumlah proyek strategis IKN.
Frank menyampaikan bahwa Otorita IKN memberikan banyak sudut pandang tentang bagaimana kerja sama lintas negara dapat dilakukan. Menurutnya, perusahaan-perusahaan Belgia berpotensi besar untuk berkontribusi dalam pembangunan IKN.
"Kerja sama lintas negara sangat memungkinkan, terutama apabila perusahaan Belgia dapat mengambil bagian dalam pembangunan ini," ujar Frank dalam keterangan tertulis.
Informasi Mengenai IKN Tidak Sepenuhnya Akurat
Frank menegaskan bahwa informasi yang selama ini beredar mengenai pembangunan ibu kota baru Indonesia tidak sepenuhnya mencerminkan kondisi di lapangan. Setelah meninjau langsung, dia melihat progres pembangunan yang dinilai signifikan dan jauh lebih maju dari gambaran yang sebelumnya diterima.
"Sebelumnya kami banyak mendengar berbagai informasi dari media. Karena itu, kami ingin melihat langsung perkembangan pembangunan IKN. Ternyata, kami melihat progres pembangunan yang luar biasa," kata Frank.

Pembangunan IKN Masuk Tahap Kedua
Otorita IKN menerima kunjungan Frank di Kantor Balai Kota Otorita IKN. Kunjungan difokuskan pada peninjauan proyek strategis, khususnya kawasan diplomatik sebagai bagian dari kesiapan pemindahan ibu kota negara pada 2028.
Deputi Bidang Sarana dan Prasarana Otorita IKN, Aswin Grandiarto Sukahar, menyampaikan bahwa pembangunan IKN telah memasuki tahap kedua, yang mencakup pembangunan kawasan legislatif dan yudikatif dengan target rampung hingga akhir 2027.
"Saat ini, IKN telah memasuki tahap kedua pembangunan. Pada fase ini, kami mulai membangun kawasan legislatif dan yudikatif yang ditargetkan rampung hingga akhir tahun 2027," ujar Aswin.

Kawasan Diplomatik Berada di KIPP
Aswin menjelaskan bahwa kawasan diplomatic compound akan berlokasi di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) Nusantara dan berdekatan dengan area proyek legislatif di sisi selatan kawasan. Kawasan tersebut disiapkan sebagai bagian dari ekosistem pemerintahan di Nusantara.
"Kami ingin menunjukkan rencana kawasan diplomatic compound yang akan berada di dekat area legislatif. Kawasan ini disiapkan sebagai bagian dari ekosistem pemerintahan di Nusantara," ujar Aswin.

Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar