
Penyelidikan Kebakaran Ruko Elektronik di Mamuju
Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di toko elektronik yang terbakar di Jalan Mangga, Kelurahan Binanga, Kecamatan Mamuju. Peristiwa ini terjadi pada Senin (10/11/2025) malam dan menimbulkan kerugian besar bagi bangunan ruko tiga lantai tersebut. Tim gabungan dari Polda Sulawesi Barat dan Polresta Mamuju sedang menyelidiki penyebab pasti kebakaran yang terjadi.
Sejumlah petugas polisi memasang garis polisi di sekitar lokasi kejadian untuk menjaga keamanan dan memastikan tidak ada orang yang masuk ke area yang berbahaya. PS Panit Identifikasi Ditreskrimum Polda Sulbar, Aiptu Awaluddin, mengungkapkan bahwa proses identifikasi masih berlangsung. Tim terdiri atas sepuluh personel gabungan, yaitu enam anggota Polda Sulbar dan empat anggota Polresta Mamuju.
“Proses identifikasi masih berlangsung,” ujar Awaluddin. Ia menambahkan bahwa tim sedang mengumpulkan sampel dan memeriksa struktur bangunan yang terbakar. Meskipun dugaan awal penyebab kebakaran belum dapat dipastikan, pihak kepolisian meminta warga untuk tidak melintasi area yang sudah diberi garis polisi.
Penyelidikan lanjutan akan dilakukan untuk mengetahui sumber api, termasuk kemungkinan korsleting listrik atau faktor lainnya. Proses penyelidikan ini sangat penting untuk menemukan akar permasalahan dan mencegah kejadian serupa di masa depan.
Korban dan Kerugian Akibat Kebakaran
Kebakaran yang terjadi di toko elektronik tiga lantai di kawasan padat penduduk di Jalan Mangga, Mamuju, menyebabkan lima orang menjadi korban. Dua petugas pemadam kebakaran dan tiga penghuni toko mengalami cedera. Dua petugas Damkar mengalami sesak napas dan luka akibat serpihan kaca. Seorang lansia patah tulang setelah melompat dari lantai dua. Sementara dua karyawan sesak napas akibat asap tebal.
Kepala Bidang Damkar Mamuju, Randy, mengatakan bahwa api diduga berasal dari hubungan arus pendek listrik. Proses pemadaman berlangsung hampir empat jam karena padatnya bangunan dan banyaknya warga yang menonton. Hal ini membuat proses pemadaman lebih rumit dan memakan waktu cukup lama.
Upaya Penyelidikan dan Pemeriksaan
Tim penyelidik dari kepolisian dan dinas pemadam kebakaran terus bekerja keras untuk mengidentifikasi penyebab kebakaran. Mereka melakukan pemeriksaan terhadap struktur bangunan, mencari bukti-bukti fisik, serta mengumpulkan sampel material yang terbakar. Proses ini sangat penting untuk menentukan apakah kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, kesalahan penggunaan alat listrik, atau faktor lainnya.
Selain itu, pihak kepolisian juga berupaya untuk meminta keterangan dari saksi-saksi yang ada di lokasi kejadian. Dengan informasi yang diperoleh, mereka berharap bisa menemukan kejelasan tentang penyebab kebakaran dan mencegah terulangnya kejadian serupa.
Langkah Pencegahan dan Edukasi
Setelah kejadian ini, pihak berwenang berencana untuk meningkatkan edukasi kepada masyarakat tentang cara mencegah kebakaran. Salah satu fokus utama adalah penggunaan alat listrik secara benar dan pengawasan terhadap instalasi kabel. Selain itu, mereka juga akan memperkuat koordinasi antara dinas pemadam kebakaran dengan pihak kepolisian dalam menghadapi kejadian darurat seperti kebakaran.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar