
Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Australia, di mana ia bertemu dengan Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn di Admiralty House, Sydney, pada Rabu (12/11). Kehadiran Presiden Prabowo disambut dengan upacara kenegaraan yang megah dan penuh penghormatan.
Saat tiba di Admiralty House, Prabowo langsung disambut oleh Gubernur Jenderal Mostyn bersama Simeon Beckett. Upacara ini dilengkapi dengan tembakan kehormatan sebanyak 21 kali atau gun salute yang mengiringi kedatangan Prabowo dan Mostyn di halaman Admiralty House. Lagu kebangsaan Indonesia Raya juga dinyanyikan sebagai bagian dari prosesi penyambutan yang penuh makna.
Setelah itu, Prabowo melakukan inspeksi terhadap barisan pasukan kehormatan yang berjajar rapi di halaman upacara. Inspeksi ini dilakukan bersama Komandan Upacara, menunjukkan rasa hormat dan apresiasi terhadap para prajurit yang menjadi bagian dari upacara tersebut.
Setelah prosesi inspeksi, dilanjutkan dengan perkenalan antara delegasi resmi dari masing-masing negara kepada kedua pemimpin. Prosesi ini menjadi momen penting dalam memperkuat hubungan diplomatik antara Indonesia dan Australia.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri kabinet yang tergabung dalam delegasi resmi. Mereka antara lain:
- Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago
- Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
- Menteri Luar Negeri, Sugiono
- Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto
- Menteri Investasi dan Hilirisasi, Rosan Perkasa Roeslani
- Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya
- Wakil Menteri Pertahanan, Donny Ermawan
- Duta Besar RI untuk Australia, Siswo Pramono
Kehadiran para menteri ini menunjukkan komitmen pemerintah Indonesia dalam menjalin kerja sama bilateral dengan Australia, khususnya dalam bidang politik, ekonomi, dan diplomasi. Pertemuan ini juga menjadi kesempatan untuk membahas isu-isu strategis yang relevan bagi kedua negara.
Selain itu, kunjungan ini juga menjadi momen penting untuk memperkuat ikatan persahabatan antara dua negara yang memiliki hubungan historis yang kuat. Melalui pertemuan ini, diharapkan dapat tercipta kolaborasi yang lebih luas dan saling menguntungkan dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan, investasi, pendidikan, dan pertahanan.
Pertemuan antara Presiden Prabowo dan Gubernur Jenderal Australia Sam Mostyn mencerminkan komitmen kedua negara dalam menjaga hubungan diplomatik yang baik. Dengan adanya pertemuan ini, diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra yang andal dalam kerja sama regional maupun internasional.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar