Prabowo Ungkap Rahasia Disiplin Pelatih Kopassus Korea di Proyek Rp62,4 Triliun

Prabowo Ungkap Rahasia Disiplin Pelatih Kopassus Korea di Proyek Rp62,4 Triliun

Presiden Prabowo Subianto Berbicara tentang Disiplin dan Integritas Saat Peresmian Proyek Lotte Chemical Indonesia

Presiden Prabowo Subianto memberikan kesan mendalam saat meresmikan proyek besar Lotte Chemical Indonesia di Cilegon. Selain menyampaikan pentingnya investasi miliaran dolar, ia justru membagikan kisah retrospektif yang menjadi fondasi dari etos kerjanya.

Ia menyampaikan kekagumannya terhadap bangsa Korea Selatan yang berhasil membangun negara modern dari puing-puing perang berkat keteguhan, disiplin, dan etos kerja yang tak kenal kompromi. "Saya kagum dengan bangsa Korea dengan budaya dan kerja kerasnya. Mereka adalah bangsa yang mampu mendirikan suatu negara modern dari kancah peperangan," ujarnya pada Kamis, 6 November 2025.

Kenangan Ekstrem di Kopassus: Pelatih Judo dan Prinsip 'Tiga Latihan'

Kekaguman Prabowo terhadap disiplin ala Korea Selatan ternyata berasal dari pengalamannya saat masih aktif bertugas di Komando Pasukan Khusus (Kopassus). Ia mengenang jasa seorang pelatih judo asal Korea yang ditempatkan untuk melatih timnya.

Dirinya menceritakan betapa keras dan strict-nya pelatih yang ia sebut "Profesor" tersebut, bahkan ketika berhadapan dengan hari-hari besar keagamaan prajuritnya. "Menjelang Natal, saya pernah meminta anggota diliburkan. Dia bilang, ‘Tidak bisa, Jenderal. Kita nanti (tetap) ke gereja untuk misa, setelah itu latihan.’ Begitu juga saat Lebaran, 'yang wajib itu sembahyang jam 7 pagi, sesudah itu latihan'," kenang Prabowo, menunjukkan prioritas mutlak sang pelatih.

Pelatih tersebut kemudian menyampaikan sebuah prinsip sederhana, namun fundamental yang terus menjadi pegangan Prabowo. “Jenderal, mau tim jenderal juara atau tidak? Kalau mau juara, tidak ada jalan lain. Rumusnya tiga yakni, nomor satu latihan, nomor dua latihan dan nomor tiga latihan’,” ucapnya menirukan pelatih judo.

Disiplin tanpa batas inilah yang menjadi DNA bangsa Korea, bangsa tangguh yang sulit ditaklukkan dalam negosiasi dan kerja sama karena fondasinya adalah konsistensi tak tergoyahkan.

Idola Antikorupsi: Sosok Presiden Park Chung Hee

Tak hanya disiplin militer, Prabowo juga menyorot sosok kunci di balik industrialisasi pesat Korea Selatan, yakni mendiang Presiden Park Chung Hee. Ia dikenal sebagai pemimpin yang membawa Korea dari negara agraris miskin menjadi kekuatan industri global. Namun, aspek yang paling dikagumi Prabowo adalah integritasnya. "Saya kagum karena dia orang bersih, tidak korup. Saya ingin menjadi seperti itu, memimpin pemerintahan yang bersih dari korupsi," ucapnya.

Dengan mengutip kenangan militer dan mengidolakan pemimpin antikorupsi, Prabowo menyiratkan bahwa kesuksesan investasi besar (seperti proyek Lotte Chemical Indonesia) harus didukung oleh dua pilar utama yang terdiri dari disiplin tanpa kompromi dan pemerintahan yang berintegritas.

Penutup

Pernyataan Presiden Prabowo Subianto ini menunjukkan bahwa ia tidak hanya fokus pada aspek ekonomi, tetapi juga pada nilai-nilai inti yang menjadi dasar keberhasilan suatu negara. Dengan mengambil contoh dari bangsa Korea Selatan, ia menekankan pentingnya disiplin dan integritas dalam membangun fondasi yang kuat untuk masa depan. Hal ini menjadi inspirasi bagi banyak pihak, baik dalam bidang politik maupun bisnis.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan