PTAM Giri Menang Butuh Dana Besar untuk Tingkatkan Distribusi Air di Mataram dan Lombok Barat

PTAM Giri Menang Butuh Dana Besar untuk Tingkatkan Distribusi Air di Mataram dan Lombok Barat

Masalah Distribusi Air Bersih di Kota Mataram dan Lombok Barat

Distribusi air bersih di Kota Mataram dan Lombok Barat menghadapi tantangan yang cukup besar. Menurut Direktur Utama PTAM Giri Menang, Sudirman, akar masalah pemadaman pasokan air tidak terletak pada ketidaktahuan masyarakat, melainkan karena infrastruktur yang sudah tidak memungkinkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat.

Pengadaan alat seperti pompa air untuk distribusi dari sumber mata air baku memerlukan anggaran yang cukup besar. "Kami tahu masalahnya, kami tahu solusinya. Hanya saja, biayanya cukup mahal. Jika kita tidak melakukan investasi sekarang, tingkat pelayanan akan tetap seperti itu," ujarnya saat dikonfirmasi oleh aiotrade pada Kamis (18/12/2025).

Sistem Terpusat yang Digunakan

Saat ini, PTAM Giri Menang memiliki sistem terpusat yang secara otomatis memetakan dan mengukur tekanan air secara real-time. Di ruang kendali perusahaan, terdapat layar besar yang menampilkan titik distribusi yang diklasifikasikan dalam warna hijau dan merah. Warna merah menunjukkan tekanan rendah, yang menjadi masalah dalam distribusi air di area seperti Jempong, Mataram, dan Labuapi, Lombok Barat.

Perbedaan elevasi 10 meter antara instalasi pengolahan air (IPA) Sembung dan area tujuan membuat air tidak dapat mengalir secara alami. "Tanpa peningkat aliran air, tidak akan mudah untuk mencapai titik tinggi," tambah Sudirman.

Faktor Penyebab Masalah Aliran Air

Selain perbedaan elevasi, lokasi, usia bangunan, dan kondisi jalan juga menjadi faktor penyebab masalah aliran air. Dengan kondisi tersebut, PTAM Giri Menang harus terus berupaya meningkatkan kualitas layanan agar bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.

Antisipasi Kebocoran

PTAM Giri Menang saat ini mampu mengantisipasi potensi kebocoran karena telah memiliki peta lengkap pipa-pipa tua. Pihaknya telah memantau dan secara proaktif menangani masalah di beberapa wilayah seperti Bintaro, Ampenan, Jempong Baru, Mataram, dan Sesela, Lombok Barat.

Namun, masalah aliran air saat ini diperburuk oleh kekurangan air dari sumber air baku. Untuk mengatasi hal ini, PTAM Giri Menang perlu memastikan bahwa penambahan titik air dan perbaikan pipa dilakukan dengan segera pada tahun 2026.

Ketergantungan pada Bantuan Pemerintah

PTAM Giri Menang mengandalkan bantuan pemerintah atau skema bagi hasil untuk mengatasi besarnya kebutuhan anggaran. Sudirman mengakui bahwa perusahaan saat ini perlu mengambil keputusan tepat guna menjaga kualitas layanan air bersih.

"Kami mengundang siapa saja untuk datang dan melihat bagaimana sistemnya bekerja sehingga kita dapat mengidentifikasi titik lemah yang perlu kita perbaiki bersama," tutupnya.

Tantangan dan Solusi yang Perlu Dilakukan

Untuk mengatasi masalah distribusi air, beberapa langkah penting perlu dilakukan:

  • Investasi infrastruktur: Pengadaan alat pompa air dan perbaikan sistem distribusi sangat diperlukan.
  • Pemeliharaan pipa: Memperbaiki pipa-pipa lama yang rentan bocor.
  • Peningkatan kapasitas sumber air: Mencari sumber air baku yang lebih stabil dan cukup.
  • Koordinasi dengan pemerintah: Mengajukan bantuan dan kerja sama dengan pihak terkait untuk mendanai proyek-proyek penting.

Dengan langkah-langkah ini, diharapkan distribusi air bersih di Kota Mataram dan Lombok Barat dapat meningkat kualitasnya dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan