
aiotrade.CO.ID, JAKARTA – Indonesia mengirimkan sejumlah atlet terbaiknya untuk berpartisipasi dalam ajang bergengsi BWF World Tour Finals 2025 yang akan digelar di Hangzhou, Tiongkok, pada tanggal 17 hingga 21 Desember 2025. Turnamen ini menjadi penutup musim bagi para pemain bulu tangkis dunia dan hanya diikuti oleh delapan pemain atau pasangan terbaik di setiap sektor. Total hadiah yang diperebutkan mencapai 3 juta dolar AS.
Putri Kusuma Wardani: Antusias Hadapi Kompetisi Elite
Putri Kusuma Wardani, atlet tunggal putri Indonesia, menyambut ajang BWF World Tour Finals dengan penuh antusias. Ia mengungkapkan bahwa dirinya siap tampil tanpa beban saat menghadapi para pemain elit dunia, termasuk unggulan Korea Selatan, An Se-young.
"Sangat senang bisa berada di World Tour Finals tahun ini. Besok saya ingin bermain nothing to lose dan menunjukkan permainan terbaik melawan An Se Young," ujar Putri dalam keterangan tertulis.
Pengalaman meraih medali perak dan perunggu pada SEA Games Thailand 2025 memberikan motivasi tambahan bagi Putri menjelang tampil di turnamen tersebut.
"Medali perak dan perunggu di SEA Games kemarin menambah semangat dan motivasi saya untuk bermain di sini," katanya.
Putri juga mencuri perhatian dalam acara gala dinner World Tour Finals. Ia mengaku tidak menyangka terpilih sebagai best dressed berkat busana bernuansa budaya Indonesia yang dikenakannya.
"Saya hanya meminta busana yang terinspirasi kebaya untuk merepresentasikan Indonesia, terutama suku Jawa yang mengalir di darah saya. Semoga budaya Indonesia semakin dikenal oleh dunia," ujar Putri.
Debut Jafar/Felisha di BWF World Tour Finals
Selain Putri, pasangan ganda campuran Indonesia Jafar Hidayatullah dan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga akan menjalani debut mereka di BWF World Tour Finals. Bagi Felisha, ajang ini menjadi pengalaman istimewa karena merupakan musim pertamanya tampil di level elite dunia.
"Pastinya senang karena di tahun pertama saya bermain di level atas, bisa langsung merasakan tampil di World Tour Finals. Ini pengalaman baru karena di sini bukan hanya bertanding, tapi juga ada rangkaian acara seperti gala dinner. Semoga hasil kami bisa maksimal," ujar Felisha.
Felisha menyadari persaingan di World Tour Finals sangat ketat karena seluruh peserta merupakan pasangan terbaik dunia. Namun, ia menegaskan siap menghadapi siapa pun lawan yang ditemui di fase grup.
"Namanya World Tour Finals, semua lawan sudah top level. Mau di grup mana pun pasti bertemu pemain-pemain terbaik. Yang terpenting kami ingin menampilkan permainan terbaik," katanya.
Jafar menilai adaptasi terhadap kondisi lapangan menjadi fokus utama jelang pertandingan. Ia menyebut kondisi arena cukup nyaman, meski tetap harus mengantisipasi perubahan saat laga berlangsung.
"Kami sudah mencoba lapangan meski singkat. Tidak ada angin, jadi cukup nyaman. Tapi kami tetap harus siap jika kondisi berubah dan menyiapkan pola permainan yang berbeda," ujar Jafar.
Menurut Jafar, tampil di World Tour Finals merupakan kesempatan berharga untuk menambah pengalaman menghadapi pasangan papan atas dunia.
"Di sini tidak ada lawan yang mudah. Ini ajang yang sangat bagus untuk belajar. Kami jarang bisa bertemu pasangan seperti Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, jadi ingin memanfaatkan kesempatan ini untuk belajar dan memberikan yang terbaik," katanya.
Wakil Indonesia Lainnya yang Berlaga
Selain Putri Kusuma Wardani serta Jafar/Felisha, Indonesia juga meloloskan beberapa wakil lainnya ke BWF World Tour Finals 2025, yaitu Jonatan Christie, Sabar Karyaman Gutama/Mohamad Reza Pahlevi Isfahani, serta Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Kehadiran para wakil tersebut diharapkan mampu menjaga daya saing Indonesia di turnamen paling elite pada kalender bulu tangkis dunia tersebut.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar