Putusan Perceraian Andre Taulany dan Erin Taulany
Pengadilan Agama Jakarta Selatan resmi mengumumkan putusan perceraian antara Andre Taulany dan Erin Taulany melalui sistem e-court pada hari Selasa (11/11/2025). Putusan ini menjadi langkah akhir dari proses yang cukup panjang yang telah dijalani oleh pasangan artis tersebut.
Amar putusan hakim hanya mencakup ikrar talak, atau secara sederhana adalah putus cerai. Hal ini berarti tidak ada pembagian harta gono-gini maupun penentuan biaya nafkah untuk Erin Taulany dan ketiga anak mereka. Keduanya sepakat untuk menjalankan co-parenting demi kebaikan masa depan anak-anak mereka.
Reaksi Andre Taulany Setelah Cerai
Kuasa hukum Andre Taulany, Fahmi Bachmid, mengungkapkan bahwa kliennya menyambut putusan tersebut dengan penuh rasa syukur. Menurutnya, respons Andre Taulany sangat singkat namun lugas.
"Setelah mendapatkan putusan, saya langsung memberitahu Andre. Dia hanya berkata, 'alhamdulillah'. Pasti dia bersyukur," ujar Fahmi Bachmid.

Saat menerima kabar tersebut, Andre Taulany sedang dalam proses syuting. Hal ini menunjukkan profesionalisme yang tinggi dari seorang komedian ternama. "Dia sedang syuting, jadi setelah mendengar kabar itu, dia langsung melanjutkan pekerjaannya," tambah Fahmi.
Penjelasan Tentang Putusan Hakim
Fahmi Bachmid menjelaskan alasan mengapa Amar putusan hakim tidak menyebut adanya biaya nafkah atau pembagian harta gono-gini. Menurutnya, hal ini disebabkan karena pasangan tersebut telah melakukan kesepakatan di luar persidangan.
"Karena mereka sudah melakukan mediasi di luar persidangan. Jadi Amar putusan hanya putus cerai saja," jelas Fahmi.

Ia juga memastikan bahwa isu perang dingin terkait perebutan aset tidak benar. Menurutnya, materi persidangan hanya mencakup perceraian atau ikrar talak.
"Putusannya tidak ada, jadi di dalam putusan ini hanya murni ikrar talak, jadi ini putusan mengadili, mengabulkan permohonan-pemohon," lanjut Fahmi.
"Memberi izin kepada pemohon untuk menjatuhkan talak satu raj'i terhadap termohon. Jadi hanya ini saja, yang lainnya tidak ada," tambahnya.
Artinya, segala urusan terkait harta gono-gini seperti rumah, mobil mewah, hingga aset bisnis tidak masuk dalam amar putusan majelis hakim. Spekulasi publik pun otomatis meredam.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar