Rute kereta berubah ke selatan akibat banjir Pekalongan


PT KAI menerapkan pola operasi khusus akibat banjir yang masih menggenangi jalur rel kereta di Stasiun Pekalongan dan Sragi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Banjir tersebut terjadi sejak dini hari pada Sabtu, 16 Januari 2026.

Manajer Humas PT KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, menjelaskan bahwa perjalanan beberapa kereta yang melintasi Pantura Jawa Tengah akan berputar melalui jalur selatan. "Perjalanan sejumlah KA dari arah barat akan memutar melalui rute Tegal - Prupuk - Kroya - Solobalapan - Gundih - Gambringan dan Semarang Tawang," ujar Luqman di Semarang, Sabtu, 17 Januari 2026.

Beberapa perjalanan kereta yang mengubah rutenya antara lain KA Argo Anjasmoro, KA Harina, dan KA Kamandaka. Selain itu, beberapa perjalanan kereta api dari Stasiun Semarang juga harus dibatalkan karena dampak bencana alam ini.

KA Kaligung dan KA Merbabu adalah dua di antara kereta yang keberangkatannya dibatalkan. Untuk tetap memperlancar perjalanan KA di jalur yang terendam banjir, PT KAI menyiapkan lokomotif jenis BB 304 yang mampu melintasi genangan air. Lokomotif ini akan menarik KA dari arah timur menuju barat saat melewati rel yang tergenang air.

Sebelumnya, jalur rel antara Stasiun Pekalongan dan Sragi di Kabupaten Pekalongan tergenang banjir sejak dini hari. Ketinggian air yang menggenang mencapai 10 cm di atas kepala rel. Hal ini menyebabkan beberapa perjalanan KA harus diubah rutenya atau dibatalkan sementara waktu.

Penyebab Banjir dan Dampaknya

Banjir yang terjadi di wilayah tersebut dipicu oleh curah hujan tinggi yang terus-menerus mengguyur wilayah Jawa Tengah. Kejadian ini memengaruhi infrastruktur jalan rel kereta api, sehingga memaksa PT KAI untuk melakukan penyesuaian operasional.

Dampak banjir tidak hanya terasa pada perjalanan KA, tetapi juga pada aktivitas masyarakat sekitar. Banyak warga yang mengeluhkan kesulitan dalam bepergian, terutama mereka yang biasa menggunakan layanan kereta api sebagai sarana transportasi utama.

Upaya Penanggulangan

Selain menyiapkan lokomotif khusus, PT KAI juga melakukan pemeriksaan rutin terhadap kondisi jalur rel yang terkena banjir. Tim teknis dan operasional terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan KA.

Selain itu, pihak PT KAI juga memberikan informasi secara langsung kepada para pengguna jasa melalui media sosial dan sistem komunikasi internal. Hal ini bertujuan agar penumpang dapat mengetahui perubahan jadwal atau rute perjalanan dengan cepat.

Kondisi Terkini

Saat ini, banjir masih menggenangi jalur rel di sejumlah titik. Meskipun ada upaya pengerukan air dan pembersihan, kondisi cuaca yang tidak menentu membuat banjir sulit dikendalikan sepenuhnya.

Pihak PT KAI terus memantau perkembangan situasi dan siap melakukan langkah-langkah lebih lanjut jika diperlukan. Mereka juga berharap masyarakat dapat bersabar dan mematuhi petunjuk serta informasi yang diberikan.

Kesimpulan

Banjir yang terjadi di Jawa Tengah telah menyebabkan perubahan pola operasi kereta api. PT KAI berupaya maksimal untuk tetap memastikan keselamatan dan kelancaran perjalanan KA. Namun, kondisi banjir yang masih menggenangi jalur rel membuat perjalanan KA tetap mengalami gangguan.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mengikuti informasi terbaru dari PT KAI. Dengan adanya penyesuaian rute dan pembatalan perjalanan, diharapkan bisa mengurangi ketidaknyamanan bagi para pengguna jasa.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan