Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia bekerja sama dengan Indosat Ooredoo Hutchison meluncurkan Sahabat AI. Ini adalah platform kecerdasan buatan yang kini tersedia dalam bentuk aplikasi dan dapat diunduh melalui perangkat Android maupun iOS.
Kehadiran dalam format aplikasi ini memungkinkan masyarakat untuk langsung mengakses berbagai fitur AI hanya dari ponsel, tanpa perlu platform tambahan atau konfigurasi teknis yang rumit. Berikut beberapa kelebihan yang dimiliki oleh Sahabat AI:
Multi-Model dan Multi-Modal dalam Satu Aplikasi
Sahabat AI memungkinkan pengguna beralih dari teks ke gambar, teks ke video, pencarian cerdas, bantuan coding, hingga analisis mendalam dalam satu antarmuka terpadu. Pengguna tidak perlu berganti aplikasi untuk kebutuhan berbeda.
Dirancang Paling Mengerti Konteks Indonesia
Platform ini dibangun dengan pemahaman bahasa Indonesia dan berbagai bahasa daerah, serta konteks sosial dan budaya lokal. Pendekatan ini membuat respons AI lebih relevan bagi pelajar, kreator, pelaku UMKM, hingga institusi publik di Indonesia.
Akses Terbuka untuk Semua Kalangan
Sahabat AI dapat digunakan oleh individu, pelaku usaha, startup, hingga lembaga pemerintah. Platform ini juga membuka peluang integrasi layanan berbasis agen sehingga berbagai organisasi dapat menghadirkan layanannya dalam satu ekosistem AI.
Infrastruktur Berperforma Tinggi
Didukung GPU NVIDIA L40s dan H100, Sahabat AI dirancang dengan latensi rendah dan respons real-time. Infrastruktur ini memastikan pengalaman penggunaan tetap stabil meski diakses dalam skala besar.
Sistem Pengaman Berlapis
Sahabat AI dilengkapi guardrails yang disesuaikan dengan norma sosial, nilai budaya Indonesia, serta standar etika di Indonesia. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memerangi konten negatif dan menjaga ruang digital nasional yang sehat.
Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, menyatakan bahwa peluncuran Sahabat AI bukan sekadar menghadirkan aplikasi baru, tetapi bagian dari strategi memperkuat kemandirian teknologi nasional. Ia menilai, teknologi harus membuka akses bagi siapa pun tanpa terhalang perbedaan bahasa maupun budaya. Karena itu, ia merasa masyarakat membutuhkan AI yang benar-benar paling Indonesia.
“Platform ini menjadi bukti bahwa Indonesia mampu menghadirkan teknologi yang relevan dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, President Director dan CEO Indosat Vikram Sinha menegaskan bahwa peluncuran Sahabat AI mencerminkan tujuan besar Indosat dalam memberdayakan Indonesia. Menurut Vikram, platform ini dibangun di atas keyakinan bahwa teknologi harus membawa manfaat bagi semua orang.
“Dengan menjadikan Sahabat AI terbuka, mudah diakses, dan dapat dimanfaatkan secara luas, kami menghadirkan fondasi inovasi yang dapat digunakan oleh individu, startup, pelaku usaha, maupun institusi publik di seluruh penjuru negeri,” kata Vikram.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar