
Pengalaman Kerja di SPPG Batu Cermin: Dari Kehidupan Rumah Tangga ke Kesempatan Berkontribusi
Di tengah kota Labuan Bajo, sebuah inisiatif yang mengubah pola hidup masyarakat lokal terus berjalan. Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batu Cermin, yang dikelola oleh Yayasan Sejahtera Desaku di Kabupaten Manggarai Barat, telah menjadi tempat bagi para ibu rumah tangga untuk menemukan makna baru dalam kehidupan mereka. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikelola oleh SPPG ini tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada anak-anak, tetapi juga membuka peluang kerja bagi para perempuan di sekitar wilayah tersebut.
Kehidupan yang Berubah
Elisabeth Janggat (56), koordinator masak di SPPG Batu Cermin, mengungkapkan bahwa bekerja di sini adalah pengalaman baru baginya. Ia mulai bekerja sejak SPPG dibuka pada 17 Februari 2025 lalu. Sebelumnya, ia hanya menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga yang seringkali hanya duduk-duduk di rumah. Namun, kini ia memiliki aktivitas harian yang bermanfaat.
"Saya merasa senang karena bisa bekerja dan berbagi ilmu dengan teman-teman serta anak-anak muda," ujarnya. Ia menyebut dirinya sebagai yang paling tua di antara staf SPPG, sehingga ia merasa bertanggung jawab untuk membagikan pengetahuan yang dimilikinya.
Selama bekerja, Elisabeth mengatakan bahwa pendapatannya meningkat. Upah bulanan yang ia terima berkisar sekitar Rp 3,8 juta. Hal ini sangat membantu keluarganya dalam menjaga ekonomi rumah tangga.
Rasa Syukur dan Harapan
Elisabeth juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas pembukaan program MBG ini. Menurutnya, program ini memberikan kesempatan kerja bagi para ibu rumah tangga yang sebelumnya hanya menjalani kehidupan yang monoton.
"Kami sekarang bisa bekerja bermanfaat bagi anak-anak kami dan juga meningkatkan ekonomi keluarga," tambahnya.
Ia berharap agar menu makanan yang disajikan dapat dikonsumsi secara penuh oleh penerima manfaat. "Kami memastikan makanan enak dan kami sendiri turut mencicipinya. Kami berusaha memberikan yang terbaik agar program ini berjalan sesuai harapan," ujarnya.
Keluarga Baru dan Kebersamaan
Ernestina Mamur (47) juga mengungkapkan pengalamannya selama bekerja di SPPG Batu Cermin. Ia mengatakan bahwa di sini ia menemukan keluarga baru. Banyak teman-temannya yang bergabung dalam tim ini, sehingga tercipta ikatan kekeluargaan yang kuat.
Selain itu, ia menyebutkan bahwa koordinator masak di SPPG selalu berbagi ilmu tentang cara memasak. Hal ini membuat semua staf di dapur merasa lebih percaya diri dan terlatih.
Dari segi ekonomi, Ernestina merasa sangat terbantu. Sebagai ibu tunggal, ia merasa bahwa kehadiran SPPG Batu Cermin memberikan dukungan finansial yang penting bagi keluarganya.
Hubungan yang Kuat dengan Pemimpin
Ernestina juga menyebutkan bahwa Kosmas Semen Janggat, mitra MBG SPPG Batu Cermin, seperti seorang ayah bagi para staf. Di waktu tertentu, ia bisa bersantai, tetapi ketika jam kerja tiba, ia bertindak sebagai pemimpin yang tegas dan bijaksana.
Selain itu, Kepala SPPTG juga dianggap sebagai kakak oleh para staf. Bagi yang lebih muda, ia menjadi contoh yang baik, sedangkan bagi yang lebih tua, ia menjadi anggota keluarga yang dekat.
"Rasa kebersamaan dan rasa memiliki antara satu sama lain sangat kuat," ujar Ernestina.
Kesimpulan
Program MBG di SPPG Batu Cermin tidak hanya memberikan makanan bergizi kepada anak-anak, tetapi juga memberikan makna baru bagi kehidupan para ibu rumah tangga. Dengan adanya peluang kerja, banyak dari mereka bisa meningkatkan ekonomi keluarga dan merasa lebih berkontribusi dalam masyarakat. Selain itu, hubungan kekeluargaan yang terbentuk di sini juga menjadi faktor penting dalam menjaga semangat dan motivasi para staf.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar