Satu Tahun Prabowo-Gibran, Ini Peringkat Kinerja Menteri dari Survei Celios

Satu Tahun Prabowo-Gibran, Ini Peringkat Kinerja Menteri dari Survei Celios

Hasil Survei Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran

Lembaga untuk Studi Ekonomi dan Hukum atau Celios merilis hasil survei penilaian kinerja pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang berusia satu tahun. Dalam survei tersebut, responden memberikan nilai rata-rata 3 dari 10 untuk pemerintahan yang telah berjalan selama setahun.

Survei ini dilakukan dengan pendekatan penilaian pakar, di mana 120 jurnalis dari 60 lembaga pers diberikan kesempatan untuk memberikan penilaian. Menurut peneliti Celios, Media Askar, rata-rata nilai yang diberikan oleh para jurnalis tersebut berada pada angka 3 dari 10. Penilaian ini dilakukan dalam konferensi pers peluncuran hasil survei Celios pada hari Ahad, 19 Oktober 2025.

Selain menilai kinerja presiden dan wakil presiden, Celios juga melakukan survei terhadap kinerja para menteri di Kabinet Merah Putih. Terdapat dua pendekatan survei yang digunakan. Pertama, survei berbasis penilaian pakar dengan melibatkan 120 jurnalis dari 60 lembaga pers. Kedua, survei yang melibatkan 1.338 responden masyarakat umum dari wilayah perkotaan dan perdesaan. Survei ini dilakukan pada periode 30 September hingga 13 Oktober 2025.

Dari hasil survei tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mendapatkan nilai terburuk. "Peringkat pertama yang harus di-reshuffle itu Bahlil," ujar Media Askar. Dalam survei, responden diminta untuk memberi peringkat kepada tiga menteri terburuk dan tiga menteri terbaik di Kabinet Merah Putih. Hasilnya dijumlahkan sebagai poin minus untuk menteri yang masuk peringkat terburuk dan poin plus untuk menteri terbaik.

Berikut adalah peringkat terbaik hingga terburuk kabinet Merah Putih:

  1. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono (Nilai 50)
  2. Menteri Agama Nasaruddin Umar (Nilai 48)
  3. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti (Nilai 44)
  4. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (Nilai 35)
  5. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin (Nilai 31)
  6. Menteri Ketenagakerjaan Yassierli (Nilai 24)
  7. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto (Nilai 17)
  8. Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (Nilai 11)
  9. Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Nilai 10)
  10. Kepala Danantara Rosan Roeslani (Nilai 10)
  11. Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq (Nilai 10)
  12. Menteri PAN-RB Rini Widiyantini (Nilai 8)
  13. Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani (Nilai 6)
  14. Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masarakat Muhaimin Iskandar (Nilai 5)
  15. Menteri Luar Negeri Sugiono (Nilai 4)
  16. Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto (Nilai 4)
  17. Menteri Pekerjaan Umum Brian Yuliarto (Nilai 4)
  18. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (Nilai 4)
  19. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Rachmat Pambudy (Nilai 3)
  20. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi (Nilai 3)
  21. Menteri Transmigrasi Ifititah Sulaiman (Nilai 2)
  22. Menteri Perdagangan Budi Santoso (Nilai 2)
  23. Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Wihaji (Nilai 1)
  24. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang (Nilai 1)
  25. Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto (Nilai 1)
  26. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas (Nilai -1)
  27. Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid (Nilai -2)
  28. Menteri UMUM Maman Abdurrahman (Nilai -2)
  29. Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (Nilai -2)
  30. Menteri Kelautan dan Perikanan Saktri Wahyu Trenggono (Nilai -3)
  31. Menteri Pertanian Amran Sulaiman (Nilai -3)
  32. Kepala Badan Intelijen Negara Muhammad Herindra (Nilai -4)
  33. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno (Nilai -5)
  34. Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin (Nilai -6)
  35. Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya (Nilai -6)
  36. Menteri Perumahan dan Pemukiman Maruarar Sirait (Nilai -7)
  37. Menteri Agraria dan Tata Ruang Nusron Wahid (Nilai -7)
  38. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto (Nilai -10)
  39. Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Budiman Sudjatmiko (Nilai -14)
  40. Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Nilai -22)
  41. Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana (Nilai -34)
  42. Menteri Kebudayaan Fadli Zon (Nilai -36)
  43. Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni (Nilai -56)
  44. Menteri HAM Natalius Pigai (Nilai -79)
  45. Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana (Nilai -81)
  46. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia (Nilai -151)

Sultan Abdurrahman berkontribusi dalam penilaian artikel ini.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan