Sejak Program MBG, Piala Lomba di Lemari SLB 5 Jakarta Meningkat

Program Makan Bergizi Gratis Berdampak Positif pada Siswa SLB Negeri 5 Jakarta

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 5 Jakarta tidak hanya memberikan manfaat kesehatan bagi siswa, tetapi juga berdampak positif terhadap fokus belajar dan peningkatan prestasi. Kepala SLB Negeri 5 Jakarta, Hani Rustiani, menyampaikan bahwa sejumlah siswa telah menorehkan prestasi membanggakan selama program MBG berjalan hampir setahun ini.

Beberapa siswa berhasil meraih juara dalam berbagai lomba seperti pencak silat, pantomim, menyanyi, hingga tampil dalam acara SEAMEO Asia Tenggara. Hani mengungkapkan bahwa di wilayah Sudin Jakarta Barat, banyak siswa yang meraih juara pertama dalam berbagai cabang lomba.

“Dari pencak silat, pantomim, kemudian menyanyi, dan boga,” ujarnya saat ditemui aiotrade, Senin (20/10).

Menurut Hani, perubahan paling terasa dari program MBG adalah meningkatnya kesehatan dan kehadiran siswa. Dulu, banyak siswa sering absen karena sakit. Kini, jumlah kehadiran siswa semakin baik.

“Terutama yang kelas kecil nih, kelas SD, itu kan sering rentan tuh, sering sakit. Nah, ketika ada MBG ini mereka untuk ketahanan fisiknya cukup lumayan setelah ada MBG ini,” katanya.

Sebelum program MBG diberlakukan, sebagian besar siswa membawa bekal uang jajan. Pilihan makanan mereka biasanya berupa makanan instan seperti sosis atau nugget. Kini, melalui MBG, siswa mulai belajar mengenal makanan rumahan yang lebih sehat dan mulai menyukainya.

“Bahkan ada yang awalnya enggak mau makan sayur, sekarang suka,” tambah Hani.

Perluasan Jangkauan Program MBG

Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen untuk memperluas jangkauan program MBG ke daerah lain. Tujuan dari program ini adalah agar siswa di berbagai wilayah dapat mendapatkan akses makanan sehat yang setara.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung antara platform digital dan ekosistem lainnya, sehingga sinergi ini bisa berdampak nyata bagi masyarakat.

“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.

Menurutnya, asupan gizi yang lebih baik turut berpengaruh terhadap konsentrasi dan semangat siswa dalam berlatih. “Kalau perut kenyang dengan makanan sehat, pikiran juga lebih tenang,” ujarnya.

Manfaat Program MBG Bagi Siswa

Program MBG memberikan beberapa manfaat penting bagi siswa SLB Negeri 5 Jakarta, antara lain:

  • Peningkatan kesehatan: Siswa lebih jarang sakit dan memiliki daya tahan tubuh yang lebih baik.
  • Peningkatan kehadiran: Siswa lebih rutin hadir di sekolah karena kondisi kesehatan yang stabil.
  • Perubahan pola makan: Siswa mulai mengenal makanan rumahan yang sehat dan mulai menyukainya.
  • Peningkatan prestasi: Banyak siswa berhasil meraih juara dalam berbagai lomba yang diikuti.

Program ini juga menjadi contoh bagaimana pendekatan yang tepat dalam memberikan akses makanan bergizi dapat memberikan dampak positif secara keseluruhan, baik secara kesehatan maupun akademik.

Langkah-Langkah yang Dilakukan Oleh Pemerintah

Untuk memperluas jangkauan program MBG, pemerintah melakukan beberapa langkah strategis:

  • Kolaborasi dengan platform digital: Memanfaatkan teknologi untuk mempercepat distribusi makanan.
  • Sinergi antar lembaga: Melibatkan berbagai pihak untuk memastikan program berjalan efektif.
  • Penyediaan akses makanan sehat: Menjamin semua siswa, terutama di daerah terpencil, mendapatkan makanan bergizi.

Dengan komitmen dan kerja sama yang baik, program MBG diharapkan dapat menjadi model yang bisa diadopsi oleh sekolah-sekolah lain di Indonesia.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan