Program Makan Bergizi Gratis Berdampak Positif pada Siswa SLB 5 Jakarta
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diterapkan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 5 Jakarta tidak hanya berdampak positif terhadap kesehatan siswa, tetapi juga memberikan pengaruh signifikan terhadap fokus belajar dan peningkatan prestasi. Program ini telah berjalan selama hampir setahun dan menunjukkan hasil yang menggembirakan.
Menurut Kepala SLB Negeri 5 Jakarta, Hani Rustiani, beberapa siswa dari sekolah tersebut berhasil meraih prestasi membanggakan sejak program MBG diberlakukan. Mereka menjadi juara dalam berbagai lomba seperti pencak silat, pantomim, menyanyi, hingga tampil dalam acara SEAMEO Asia Tenggara.
“Di wilayah Sudin Jakarta Barat, banyak siswa kami yang meraih juara pertama. Mulai dari pencak silat, pantomim, kemudian menyanyi, hingga boga,” ujarnya saat diwawancarai.
Hani menjelaskan bahwa perubahan paling terasa dari program MBG adalah terhadap kesehatan dan kehadiran siswa. Dulu, banyak siswa sering absen karena sakit. Namun, dengan adanya MBG, tingkat kehadiran meningkat dan jumlah siswa yang sakit berkurang.
“Khususnya untuk siswa kelas kecil, seperti SD, mereka lebih rentan terhadap penyakit. Dengan MBG, ketahanan fisik mereka cukup baik,” tambahnya.
Sebelum program MBG berjalan, sebagian besar siswa membawa bekal uang jajan sendiri. Pilihan makanan mereka biasanya terbatas pada makanan instan seperti sosis atau nugget. Kini, melalui MBG, siswa mulai mengenal makanan rumahan yang lebih sehat dan mulai menyukainya.
“Beberapa siswa awalnya tidak suka makan sayur, tapi sekarang mereka sudah mulai menyukainya,” kata Hani.

Memperluas Jangkauan Program Makan Bergizi Gratis
Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) berkomitmen untuk memperluas jangkauan program MBG ke daerah lain. Tujuan dari program ini adalah agar siswa di berbagai wilayah dapat memiliki akses terhadap makanan sehat yang setara.
Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menegaskan bahwa kolaborasi dengan platform digital akan mempercepat distribusi makanan. Kemkomdigi siap menjadi penghubung antara platform digital dan ekosistem lainnya agar sinergi ini bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kementerian Komdigi siap menjadi penghubung untuk mendorong sinergi antara platform digital dan ekosistem kami, sehingga program ini dapat menyasar daerah-daerah yang membutuhkan,” ujar Meutya.
Menurutnya, asupan gizi yang lebih baik juga turut berpengaruh terhadap konsentrasi dan semangat siswa dalam berlatih. “Kalau perut kenyang dengan makanan sehat, pikiran juga lebih tenang,” ujarnya.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar