Setujui, Persyaratan Pribadi, Pindah ke Man Utd, Bintang Liga Inggris Jadi Wakil Kapten

Setujui, Persyaratan Pribadi, Pindah ke Man Utd, Bintang Liga Inggris Jadi Wakil Kapten

Aston Villa Mengangkat Jabatan Emi Martinez, Kepindahan ke Manchester United Gagal

Aston Villa telah mengambil langkah penting dengan mencopot jabatan wakil kapten dari Emiliano Martinez. Keputusan ini terjadi setelah kiper asal Argentina itu menyatakan keinginannya untuk meninggalkan klub dan bergabung dengan Manchester United pada bursa transfer musim panas lalu.

Martinez sempat menjadi target utama United dalam proses rekrutmen penjaga gawang mereka. Namun, meskipun tawaran pinjaman diberikan, ia menolak di awal musim panas. Pihak United kemudian mencari alternatif lain, yaitu Senne Lammens, yang dianggap sebagai investasi jangka panjang.

Di usia 33 tahun, Martinez dipandang sebagai solusi jangka pendek untuk posisi penjaga gawang, sementara Lammens, yang berusia 23 tahun, diharapkan bisa memberikan kontribusi lebih besar dalam jangka panjang. Namun, hingga akhir bursa transfer, kepindahan Martinez tidak terwujud, dan ia tetap bertahan di Villa Park.

Pengumuman tentang pencopotan jabatan Martinez dilakukan oleh pelatih Aston Villa, Unai Emery, setelah kemenangan 2-0 atas Maccabi Tel Aviv. Dalam pertandingan tersebut, John McGinn tidak masuk dalam susunan pemain inti, sehingga ban kapten tidak diberikan kepada Martinez seperti biasanya. Alih-alih, bek internasional Inggris, Ezri Konsa, yang memimpin tim.

Emery mengonfirmasi bahwa Martinez bukan lagi wakil kapten klub. Ia menjelaskan bahwa keputusan ini diambil setelah diskusi dengan Martinez sendiri. "Kapten pertama adalah John McGinn," ujar Emery. "Biasanya, kami memiliki kapten kedua, Emi Martinez. Tapi sekarang, setelah berbicara dengannya, saya lebih suka dia kembali. Konsa adalah kapten berikutnya."

Pada hari terakhir bursa transfer, Fabrizio Romano melaporkan bahwa Martinez telah menyetujui persyaratan pribadi dengan United. Meski begitu, transfer tersebut tidak terwujud. Daily Mail juga melaporkan bahwa Martinez sangat yakin akan pindah ke Old Trafford, namun akhirnya menyesali keputusannya ketika United memilih Lammens sebagai penggantinya.

Bahkan, diklaim bahwa Martinez sempat membual kepada teman dan keluarga tentang rencana transfernya, dan merasa malu ketika hal itu tidak terjadi.

Leny Yoro Memilih Manchester United Daripada Real Madrid

Leny Yoro, pemain muda berbakat yang direkrut oleh Manchester United, berhasil meyakinkan dirinya sendiri bahwa pilihan untuk bergabung dengan klub ini adalah yang terbaik. Di usia 18 tahun, ia menghadapi dilema besar: apakah ingin bergabung dengan Manchester United sekarang atau menunggu Real Madrid yang ingin merekrutnya setelah kontraknya di Lille berakhir.

Madrid menegaskan bahwa mereka hanya akan menunggu satu tahun untuk merekrut Yoro sebagai agen bebas. Sementara itu, United bisa langsung memberinya jaminan kepindahan. Awalnya, Madrid adalah tujuan pilihannya, tetapi ia akhirnya memilih United karena alasan yang lebih kuat.

Liverpool juga pernah menjajaki kesepakatan, tetapi tidak dapat menjanjikan jumlah menit bermain yang sama seperti di Old Trafford. Rio Ferdinand bahkan dikerahkan untuk meyakinkan Yoro bahwa ia akan bergabung dengan klub yang tepat, sementara United menekankan peran yang akan dimainkannya bersama pemain muda lainnya.

Kobbie Mainoo, Alejandro Garnacho, dan Rasmus Hojlund disebut-sebut sebagai bagian dari proyek United yang sukses. Musim lalu, meskipun klub gagal, Yoro tampil cukup baik dengan 33 penampilan di semua kompetisi.

Awal musim ini mungkin kurang ideal, tetapi ia terus belajar dan berkembang. "Saya tidak pernah merasa menyesal," kata Yoro. "Saya tahu Manchester United adalah klub papan atas, jadi Anda tidak boleh ragu."

Yoro juga menunjukkan bahwa ia tahu media sering memberikan informasi yang tidak sepenuhnya benar. "Ini adalah pilihan yang harus Anda buat dalam karier Anda," tambahnya. "Saya tahu beberapa orang membicarakan hal ini tahun lalu karena hasilnya. Saya bisa memahami mereka, tetapi sejujurnya, ini pilihan saya."

Setelah bergabung dengan United, Yoro mendapatkan tawaran untuk bermain dalam formasi empat bek di bawah asuhan Erik ten Hag. Beberapa bulan kemudian, ia dipecat, dan Ruben Amorim datang. Meski ada perubahan sistem, Yoro merasa puas dengan peran yang ia dapatkan sebagai bagian dari tiga bek.

"Saya tidak masalah dengan sistemnya," jelas Yoro. "Saya suka bermain dengan tiga bek, lebih bebas. Ini bukan soal sistem."

Yoro akan kembali bermain saat United menghadapi Tottenham Hotspur di Liga Primer akhir pekan ini. Ia bermain penuh saat United kalah dari Tottenham di final Liga Europa bulan Mei lalu dan mengakui akan ada unsur balas dendam di dalamnya.


Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan