Sohibul Tidak Bahas Kabinet dengan Menhan Sjafrie, PKS Sudah Ada di Kabinet


Pertemuan antara Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dengan pimpinan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) berlangsung di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada Jumat (17/10) pagi. Pertemuan yang digelar secara tertutup ini dihadiri oleh Ketua Majelis Syuro PKS, Sohibul Iman, serta sejumlah tokoh partai lainnya.

Usai pertemuan, Sohibul Iman menjelaskan bahwa pembahasan tidak menyentuh isu reshuffle kabinet. Menurutnya, PKS sudah menjadi bagian dari pemerintahan dan memiliki perwakilan dalam kabinet.

“Jangan salah ya, kalau PKS ini sudah ada di kabinet. Kami punya satu menteri di kabinet yaitu Menteri Tenaga Kerja, Prof. Yassierli itu adalah usulan dari PKS. Jadi, kami sudah di dalam kabinet,” ujar Sohibul kepada wartawan.

Ia menambahkan bahwa karena PKS sudah terlibat dalam pemerintahan, maka tidak tepat untuk membahas isu tersebut lagi.

Peran PKS dalam Penguatan Sistem Pertahanan

Sohibul juga menyebut bahwa PKS telah memberikan masukan terkait penguatan sistem pertahanan berbasis rakyat yang sedang dikembangkan oleh Kementerian Pertahanan. Selain itu, partai berlambang bintang bulan ini telah memiliki program bela negara bagi para kadernya.

“Kami tadi menyodorkan keinginan kepada Pak Sjafrie bagaimana kalau kemudian terjadi kerja sama dan nanti secara formal dari Kementerian Pertahanan bisa melakukan pelatihan-pelatihan buat kader-kader kami yang memang sesungguhnya sudah jalan,” ujarnya.

Menurut Sohibul, jika pelatihan dilakukan secara lebih sistematis oleh Kemenhan, hasilnya akan lebih optimal. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi bagian dari keikutsertaan PKS dalam bela negara.

Harapan PKS untuk Komponen Cadangan

Sohibul mengungkapkan harapan agar kader PKS nantinya bisa menjadi bagian dari Komponen Cadangan (Komcad) dalam sistem pertahanan nasional. Hal ini merupakan langkah penting untuk memperkuat kesiapan bangsa dalam menghadapi ancaman apapun.

Konsep Pertahanan Rakyat Semesta

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menjelaskan tujuan dari pertemuan ini. Menurutnya, pertemuan bertujuan untuk memperkuat semangat persatuan nasional sekaligus memperkenalkan konsep Pertahanan Rakyat Semesta, salah satu program strategis Kementerian Pertahanan.

“Yang pertama untuk memperkokoh persatuan nasional dan juga sekaligus mengintroduksikan, memperkenalkan Pertahanan Rakyat Semesta yang kita bangun dalam rangka mendukung stabilitas nasional,” kata Sjafrie.

Konsep ini dirancang untuk melibatkan seluruh lapisan masyarakat dalam upaya menjaga kedaulatan dan keamanan negara. Dengan melibatkan rakyat secara aktif, pemerintah berharap bisa menciptakan sistem pertahanan yang lebih tangguh dan berkelanjutan.

Tantangan dan Peluang

Pertemuan ini menjadi momen penting dalam membangun hubungan antara pemerintah dan partai politik. PKS, yang sudah memiliki perwakilan di kabinet, menunjukkan komitmennya untuk bekerja sama dalam upaya memperkuat sistem pertahanan. Sementara itu, Kemenhan melalui konsep Pertahanan Rakyat Semesta menawarkan kerangka kerja sama yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan adanya kolaborasi seperti ini, diharapkan dapat memperkuat kesiapan bangsa dalam menghadapi tantangan keamanan yang semakin kompleks.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan