Tahun 2025, KAI Tingkatkan Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat dengan TJSL Rp32,24 Miliar

Tahun 2025, KAI Tingkatkan Peran Sosial dan Ekonomi Masyarakat dengan TJSL Rp32,24 Miliar

KAI Terus Berkomitmen pada Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus menunjukkan komitmennya dalam berperan serta dalam pembangunan ekonomi yang berkelanjutan. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan masyarakat secara langsung.

Pada tahun 2025, KAI berhasil menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp32.242.893.703. Angka ini mencerminkan peningkatan yang signifikan dibandingkan realisasi tahun 2024 yang tercatat sebesar Rp19.301.522.216. Penyaluran TJSL ini menjadi bukti bahwa KAI semakin fokus pada program-program yang dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

PYMT Executive Vice President of Corporate Secretary KAI, Wisnu Pramudyo, menyampaikan bahwa peningkatan penyaluran TJSL ini mencerminkan perhatian KAI terhadap program-program yang sesuai dengan kebutuhan riil masyarakat. Program-program ini juga selaras dengan agenda pembangunan berkelanjutan.

“Seluruh program dirancang berbasis kebutuhan lapangan agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata di berbagai wilayah operasional KAI. Melalui TJSL, KAI berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui pendekatan yang berkelanjutan, terukur, dan relevan dengan kondisi sosial serta ekonomi di sekitar wilayah usaha perusahaan,” ujar Wisnu melalui siaran pers.

Tiga Program Utama dalam Penyaluran TJSL

Sepanjang tahun 2025, penyaluran TJSL KAI dialokasikan melalui tiga program utama yang saling terintegrasi, yaitu:

  • Program Pengembangan dan Pembinaan UMKM
  • Pengembangan Lingkungan
  • Community Relations

Ketiga program tersebut bekerja sama untuk memperkuat perekonomian lokal, meningkatkan kualitas sosial, serta menciptakan hubungan harmonis antara perusahaan dan masyarakat. Hal ini bertujuan untuk mendukung tercapainya kemandirian ekonomi yang inklusif.

Ekosistem Pembinaan UMKM yang Komprehensif

Dalam upaya mendorong kemandirian pelaku usaha, KAI menghadirkan ekosistem pembinaan UMKM yang komprehensif melalui payung program MiKA (Mitra KAI). Penguatan profil pelaku usaha dimulai dari MiKA Certified yang memberikan dukungan keterpenuhan sertifikasi bisnis seperti NIB, PIRT, Halal, BPOM, hingga HKI. Hal ini bertujuan agar mitra binaan memiliki daya saing legalitas yang kuat.

Kapasitas bisnis tersebut kemudian diperdalam melalui MiKA Next Class yang membekali para mitra dengan kemampuan manajemen keuangan, strategi pemasaran digital, hingga pengembangan sumber daya manusia. Dengan demikian, usaha mereka semakin tangguh menghadapi dinamika pasar.

KAI juga memberikan panggung bagi produk-produk lokal melalui MiKA Exhibition dengan membuka akses pasar di area proses bisnis perusahaan maupun pameran skala nasional. Ini diperkuat oleh MiKA Creative Space sebagai ruang fasilitas untuk menampilkan produk unggulan di area publik demi menumbuhkan ekosistem bisnis yang kreatif.

Sebagai puncaknya, bagi mitra yang telah mencapai kualifikasi lanjut, program MiKA Go Global hadir untuk memfasilitasi UMKM agar mampu memasarkan dan mengembangkan produknya di kancah internasional. Hal ini sejalan dengan dukungan terhadap Tujuan Pembangunan Berkelanjutan mengenai pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi.

Program Pengembangan Lingkungan

Di sisi lain, Program Pengembangan Lingkungan terus dijalankan melalui pemberian bantuan hibah yang menjangkau tujuh sektor utama. Beberapa sektor yang ditangani antara lain penanganan korban bencana alam, dukungan pendidikan dan kesehatan, hingga pelestarian alam dan sarana ibadah.

Community Relations

Melalui program Community Relations, KAI membangun hubungan harmonis dengan masyarakat melalui pendekatan Creating Shared Value. Pendekatan ini mencakup sosialisasi keselamatan perjalanan kereta api serta aksi bakti sosial.

Wisnu menambahkan bahwa seluruh rangkaian program ini diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat serta pembangunan nasional secara berkesinambungan.

Diskusi Pembaca

Belum ada komentar

Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!

Tambah Komentar
Email tidak akan dipublikasikan