
Joan Laporta dan Dugaan Penggunaan Lionel Messi dalam Kampanye Politik
Presiden Barcelona, Joan Laporta, diduga menggunakan Lionel Messi sebagai alat kampanye politik. Dugaan ini muncul setelah Laporta menyebutkan tentang pemilihan presiden Barcelona saat berbicara tentang rencana menggelar laga penghormatan untuk Messi.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Laporta saat berpidato dalam acara sesi latihan perdana skuad Barcelona di Camp Nou, Jumat (7/11/2025) waktu setempat. Sesi latihan ini digelar secara terbuka dan dihadiri lebih dari 21 ribu penonton.
Laporta mengaku telah memikirkan rencana untuk menggelar laga penghormatan untuk Lionel Messi ketika stadion baru mereka mencapai kapasitas penuh 105 ribu penonton. Namun, ia ragu rencana tersebut bisa terwujud jika dirinya tidak kembali terpilih sebagai presiden Barcelona dalam pemilihan mendatang. Pemilihan presiden Barcelona akan digelar pada 2026 mendatang.
"Tentu saja saya ingin meresmikan stadion dengan penghormatan kepada Messi," kata Laporta, dikutip dari Mundo Deportivo. "Itu akan menjadi cara yang indah untuk meresmikannya."
"Tergantung apakah mereka menginginkannya, tetapi itu baru akan terjadi pada akhir tahun 2026." "Akan ada pemilihan umum, dan saya tidak tahu siapa presidennya nanti." "Akan tetapi, saya akan dengan senang hati memberikan penghormatan kepada Leo di sini," tuturnya menambahkan.
Namun, rencana tersebut tampaknya bakal sulit terealisasi meskipun Laporta tetap menjabat sebagai presiden Barca pada periode mendatang. Sebab, hubungan Laporta dengan Lionel Messi diketahui tidak harmonis. La Pulga meninggalkan Barcelona pada musim panas 2021 saat era Laporta. Waktu itu Messi dikabarkan siap memperpanjang kontrak, tetapi Laporta membatalkannya karena klub terbentur regulasi Liga Spanyol.
Messi pada akhirnya meninggalkan Barcelona dan sempat membuat pidato emosional sebelum pergi. Megabintang asal Argentina itu menangis tersedu-sedu sebelum memulai pidato perpisahannya dengan klub yang ia bela sejak tahun 2000.
Di sisi lain, Barcelona berencana untuk kembali berkandang di Camp Nou pada akhir bulan ini. Kemungkinan itu terjadi saat menghadapi Athletic Club pada 22 November atau seminggu kemudian ketika menjamu Deportivo Alaves, yang bertepatan dengan ulang tahun klub yang ke-126.
Meski renovasi belum sepenuhnya selesai, momen itu sudah sangat ditunggu-tunggu banyak pihak. Itu karena kali terakhir Barcelona menggunakan Camp Nou pada Mei 2023. Sejak saat itu, terhitung sudah 895 hari mereka tak bermain di sana karena renovasi yang menghabiskan biaya sekitar 1,25 miliar pounds.
Rencana Laga Penghormatan untuk Messi
Rencana laga penghormatan untuk Messi masih menjadi topik yang hangat dibicarakan. Meskipun Laporta menyatakan keinginannya untuk melaksanakan rencana tersebut, beberapa faktor dapat menghambat pelaksanaannya. Salah satunya adalah situasi politik di dalam klub. Pemilihan presiden Barcelona pada 2026 akan menjadi titik penting dalam menentukan apakah rencana tersebut dapat direalisasikan atau tidak.
Selain itu, hubungan antara Laporta dan Messi yang tidak selalu harmonis juga menjadi pertanyaan besar. Messi meninggalkan Barcelona dalam kondisi yang tidak ideal, dan hal ini mungkin memengaruhi rencana penghormatan yang ingin dilakukan oleh Laporta.
Meski begitu, banyak fans dan penggemar Barcelona tetap berharap bahwa Messi akan diberi penghormatan yang layak. Bagi para pendukung, Messi bukan hanya seorang pemain, tetapi juga bagian dari sejarah klub yang tak tergantikan.
Kembalinya Barcelona ke Camp Nou
Barcelona berencana untuk kembali bermain di Camp Nou dalam waktu dekat. Rencana ini akan dijalani saat menghadapi Athletic Club pada 22 November atau seminggu kemudian ketika menjamu Deportivo Alaves. Momentum ini akan menjadi momen penting bagi klub, terutama karena bertepatan dengan ulang tahun klub yang ke-126.
Meskipun renovasi stadion belum sepenuhnya selesai, kehadiran Barcelona di Camp Nou akan menjadi momen yang dinantikan. Sejak Mei 2023, klub telah menjalani 895 hari tanpa bermain di kandang sendiri. Selama masa ini, Barcelona harus menjalani pertandingan di tempat lain, termasuk Stadion Mestalla dan Stadion Ciutat de Valencia.
Kembalinya Barcelona ke Camp Nou diharapkan dapat memberikan semangat baru bagi para pemain dan penggemar. Tidak hanya sebagai tempat bermain, Camp Nou juga merupakan simbol sejarah dan kebanggaan bagi klub. Oleh karena itu, setiap pertandingan di sana memiliki makna tersendiri.
Tantangan dan Harapan untuk Masa Depan
Meskipun ada tantangan dalam realisasi rencana laga penghormatan untuk Messi, harapan untuk masa depan Barcelona tetap tinggi. Klub sedang menjalani proses perbaikan dan pembangunan yang kompleks, baik dalam hal infrastruktur maupun struktur organisasi.
Dengan kembalinya Barcelona ke Camp Nou, diharapkan dapat memberikan dampak positif pada performa tim dan semangat penggemar. Selain itu, langkah-langkah yang diambil oleh presiden baru diharapkan dapat membawa klub kembali ke puncak prestasi.
Bagi para penggemar, masa depan Barcelona tetap penuh harapan, dan setiap langkah yang diambil oleh klub akan menjadi bagian dari sejarah baru yang akan ditulis.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar