
Program Kelurahan Siaga TB di Kota Tangerang Mendapat Apresiasi Nasional
Konsistensi Pemerintah Kota Tangerang dalam memerangi Tuberkulosis (TBC) mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia. Salah satu inovasi yang dilakukan adalah program Kelurahan Siaga TB, yang berhasil menggerakkan masyarakat hingga ke tingkat wilayah dalam mempercepat penemuan dan penanganan kasus TBC.
Dalam kunjungan kerjanya ke Kota Tangerang, Wakil Menteri Kesehatan menyampaikan kekagumannya atas langkah konkret dan berkelanjutan yang dilakukan pemerintah daerah bersama masyarakat. Ia menilai bahwa program 104 Kelurahan Siaga TB sangat luar biasa. Dinas Kesehatan dan pemerintah kota mampu melakukan skrining secara optimal, sehingga target penemuan kasus TBC di Kota Tangerang mencapai 122 persen, melampaui target nasional sebesar 95 persen, dan menjadi capaian tertinggi di Banten.
Selain apresiasi kepada Kota Tangerang, Kementerian Kesehatan juga memberikan penghargaan kepada Provinsi Banten atas capaian angka penemuan kasus TBC (notifikasi) tertinggi di Indonesia tahun 2025. Keberhasilan menangani TBC dimulai dari deteksi dini, dan Gubernur Banten Andra Soni menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif seluruh kabupaten/kota di Banten yang terus memperkuat sistem pelaporan dan penelusuran kontak pasien TBC.
Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, menjelaskan bahwa keberhasilan program pemberantasan TBC di wilayahnya tidak lepas dari partisipasi aktif masyarakat melalui Kelurahan Siaga TB dan inovasi Ransel TBC (Rakyat Tangerang Sehat Lawan TBC). Melalui Ransel TBC, masyarakat dapat melakukan skrining mandiri. Selain itu, sosialisasi dilakukan di sekolah, pasar, hingga lembaga pemasyarakatan.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Tangerang tahun 2024, sebanyak 92% pasien TBC berhasil sembuh setelah menjalani pengobatan. Capaian ini didukung oleh berbagai inovasi, di antaranya:
- Aplikasi Ransel TBC, yang memungkinkan masyarakat melakukan skrining mandiri menggunakan alat X-Ray portable.
- Program Kader ASMARA TBC, yaitu kader kesehatan yang aktif mendampingi pasien hingga tuntas menjalani pengobatan.
Wali Kota Sachrudin menutup pernyataannya dengan menyatakan bahwa pihaknya ingin memastikan tidak ada lagi warga yang luput dari deteksi TBC. Ini bukan hanya soal kesehatan, tapi soal kepedulian antarwarga. Bersama, mereka siap menuntaskan TBC dari Kota Tangerang.
Dengan capaian ini, Kota Tangerang menjadi salah satu contoh terbaik nasional dalam implementasi strategi eliminasi TBC berbasis masyarakat, sekaligus memperkuat posisi Banten sebagai daerah dengan sistem kesehatan publik yang semakin tangguh dan inovatif.
Diskusi Pembaca
Belum ada komentar
Jadilah yang pertama memberikan tanggapan!
Tambah Komentar